Ari Sihasale dan Nia Zulkarnaen Rilis Rumah Merah Putih

Sutikno diperbarui 19 Jun 2019, 12:00 WIB
Film terbaru karya Ale dan Nia mulai tayang di bioskop pada 20 Juni 2019 ini merupakan awal dari trilogi film dengan tema anak-anak yang tinggal di perbatasan. (Adrian Putra/© Fimela.com)
"Rumah Merah Putih adalah film kesembilan Alenia Pictures, ini Insya Allah awal dari trilogi perbatasan yang akan kami buat. Dari NTT, nanti Papua, terus Kalimantan," ungkap Nia Zulkarnaen saat press screening di kawasan Epicentrum Kuningan, Jakarta, Senin (17/6/2019). (Adrian Putra/© Fimela.com)
Sesuai dengan tema yang diangkat, film yang dibintangi Pevita Pearce dan Yama Carlos itu juga melibatkan anak-anak yang tinggal di perbatasan. (Adrian Putra/© Fimela.com)
Anak-anak asli NTT menjadi tokoh utama film yang mengambarkan kisah persahabatan. Selain itu, meski tinggal di perbatasan, anak-anak tersebut sangat mencintai Indonesia. (Adrian Putra/© Fimela.com)
"Yang kami ingin sampaikan adalah bahwa rasa cinta pada indonesia, pada tanah air jangan sampai hilang, saya melihat itu dari anak-anak diperbatasan NTT-Timor Leste. Mereka dalam keadaan apapun tetap mencintai Indonesia, itu yang saya mau bawa ke sini," kata Ari Sihasale. (Adrian Putra/© Fimela.com
Menurut Nia Zulkarnaen, setelah film Rumah Merah Putih yang mengangkat anak-anak NTT, rencananya akan melanjutkan pada kisah anak-anak perbatasan Papua dan film ketiga perbatasan Kalimantan. (Adrian Putra/© Fimela.com)
Meski berbeda tempat, menurut Nia Zulkarnaen, film trilogi perbatasan tersebut akan terkait. Film ini direncanakan selesai tiga tahun ke depan. Film pertama Rumah Merah Putih tayang di bioskop mulai 20 Juni 2019. (Adrian Putra/© Fimela.com)