Fimela Lady Boss: Perjuangan Nilamsari Rintis Kebab Turki Baba Rafi Hingga Ada di 9 Negara

Rizky Mulyani diperbarui 17 Sep 2020, 11:00 WIB
Di tahun 2003, Nilamsari memulai usahanya dengan berjualan menggunakan gerobak berwarna putih. Kala itu ia berjualan di Surabaya, Jawa Timur. Nilam memulai bisnis kuliner yang mudah diolah. Ide menjual kebab muncul setelah Nilam traveling ke Qatar. (FOTO: Dokumentasi Nilamsari)
Bermula dari sistem kemitraan, kebab Baba Rafi kemudian beralih menjadi bisnis franchise. Di tahun 2005 pun mulai berkembang. Berbagai cara ia lakukan agar bisnisnya itu terus berkembang. (FOTO: Dokumentasi Nilamsari)
Beruntung, Nilam memiliki keluarga yang selalu membantu. Sang ibu juga yang membantu Nilam mengurus ketiga anaknya yang masih kecil serta ayahnya membantu dalam urusan administrasi. (FOTO: Dokumentasi Nilamsari)
Tidak hanya bercerita tentang bisnisnya, Nilam juga berbagi tentang pengalaman hidupnya. Di mana tahun 2017 adalah menjadi tahun terberat untuknya. Kala itu ia harus pergi ke US untuk mengikuti seminar, namun di saat bersamaan sang ibu mengidap Leukimia. (FOTO: Dokumentasi Nilamsari)
"Saat itu, hidup saya sedang tidak baik-baik saja, seperti berada di pinggir jurang. Saya sedang proses divorce, mama sakit leukimia, dan saya harus cut off karyawan sebanyak 350 orang,” tutur Nilamsari saat diwawancara Fimela.com. (FOTO: Dokumentasi Nilamsari)
Berada dalam masa yang tidak mudah selama tiga tahun menyadarkan Nilamsari bahwa dirinya saat itu adalah sosok yang naif. Nilam kala itu selalu berpikir, dunia itu indah dan akan selalu baik-baik saja. (FOTO: Dokumentasi Nilamsari)
Nilamsari mengatakan, sosok yang sukses adalah mereka yang bahagia dengan diri mereka sendiri. Dan bahagia bagi Nilam adalah seseorang dengan pencapaiannya sehingga ia dapat dikenal sebagai dirinya sendiri. (FOTO: Dokumentasi Nilamsari)