Mengajarkan Anak Cara Menyampaikan Pendapatnya dengan Sopan Sejak Dini

Sarah ArsaliyanaDiterbitkan 15 Mei 2026, 15:30 WIB

Fimela.com, Jakarta - Kemampuan berkomunikasi tidak hanya berkaitan dengan berbicara tetapi juga tentang bagaimana seseorang menyampaikan pikiran dan perasaannya dengan cara yang tepat. Pada anak, keterampilan ini perlu dilatih sejak dini agar mereka terbiasa mengungkapkan pendapat secara jelas sekaligus menghargai orang lain.

Dilansir dari HealthyChildren.org, anak dapat belajar mengekspresikan perasaan dan pikirannya melalui komunikasi yang sehat dengan orang tua. Dengan dukungan tersebut, anak dapat lebih mudah memahami cara mengungkapkan pendapat menggunakan kata-kata yang tepat.

Selain itu, hubungan komunikasi yang terbuka juga dapat membantu anak merasa lebih nyaman ketika berbicara. Dilansir dari UNICEF.org, anak yang merasa didengar cenderung lebih percaya diri untuk menyampaikan pikiran maupun perasaannya. Melalui proses ini, anak tidak hanya belajar berbicara tetapi juga memahami pentingnya saling menghargai saat berkomunikasi dengan orang lain.

2 dari 3 halaman

Mengapa Anak Perlu Diberi Ruang untuk Berpendapat

Memberi kesempatan kepada anak untuk menyampaikan pendapat dapat membantu mereka belajar mengenali serta mengungkapkan pikiran yang dimilikinya (Sumber: Pexels.com)

Memberi kesempatan kepada anak untuk menyampaikan pendapat dapat membantu mereka belajar mengenali serta mengungkapkan pikiran yang dimilikinya. Anak juga dapat memahami bahwa setiap orang memiliki sudut pandang yang bisa disampaikan dengan cara yang baik.

Ruang untuk berbicara juga dapat membantu anak melatih kemampuan berpikir sebelum menyampaikan sesuatu. Mereka akan belajar menjelaskan alasan di balik pendapat yang diungkapkan.

Selain itu, kesempatan ini dapat membantu anak memahami bahwa komunikasi tidak hanya tentang menyampaikan ide tetapi juga tentang mendengarkan tanggapan dari orang lain.

3 dari 3 halaman

Kebiasaan Sederhana untuk Melatih Anak Berani Menyampaikan Pendapatnya

Beberapa kebiasaan berikut dapat membantu anak belajar menyampaikan pendapat secara lebih percaya diri sekaligus tetap menjaga sikap yang sopan (Sumber: Pexels.com)

Beberapa kebiasaan berikut dapat membantu anak belajar menyampaikan pendapat secara lebih percaya diri sekaligus tetap menjaga sikap yang sopan:

1. Mengajak anak berdiskusi tentang hal sederhana

Orang tua dapat memulai dengan topik yang dekat dengan kehidupan sehari-hari misalnya meminta pendapat anak saat memilih makanan, kegiatan keluarga, atau cerita yang mereka sukai.

2. Memberi waktu bagi anak untuk menjelaskan pikirannya

Ketika anak berbicara, berikan kesempatan bagi mereka untuk menyelesaikan penjelasannya. Kebiasaan ini dapat membantu anak belajar menyusun kalimat serta menyampaikan gagasan dengan lebih jelas.

3. Menunjukkan contoh cara berbicara yang menghargai orang lain

Anak sering meniru cara orang tua berkomunikasi. Ketika orang tua menyampaikan pendapat dengan nada tenang dan kata-kata yang sopan maka anak dapat belajar mencontoh cara tersebut.

4. Membantu anak merumuskan kalimat yang lebih tepat

Jika anak kesulitan menjelaskan maksudnya, orang tua dapat membantu dengan mengarahkan cara menyusun kalimat agar pendapatnya lebih mudah dipahami.

Melalui kebiasaan-kebiasaan ini, anak dapat belajar menyampaikan pendapatnya secara lebih percaya diri sekaligus memahami cara berkomunikasi yang baik dengan orang lain.