Di sisi lain, Jean Campbell membawa sentuhan tailoring klasik dengan twist modern. Ia mengenakan cropped blazer yang dipadukan dengan kemeja putih dan dasi hitam, menciptakan siluet androgini yang tajam namun tetap sensual.
Barbara Palvin tampil lebih kasual dengan jaket kulit oversized yang dipadukan dengan rok denim beraksen washed. Perpaduan ini memberi kesan effortless, namun tetap kuat, sebuah interpretasi nyata dari keseimbangan antara softness dan strength.
Juyeon mengusung layered leather look, memperlihatkan bagaimana Balenciaga mengangkat elemen utilitarian menjadi sesuatu yang lebih elevated.
Tak ketinggalan, PP Krit hadir dengan jaket bernuansa beige dengan detail collar kontras, dipadukan dengan tas suede yang memperkuat kesan understated luxury.