Inspirasi Makeup dan Parfum Khas Wanita Karier dari Miranda Priestly dan Andy Sachs di The Devil Wears Prada 2

Vinsensia DianawantiDiterbitkan 07 Mei 2026, 11:30 WIB

Fimela.com, Jakarta - Sekuel film The Devil Wears Prada 2 memang memiliki euforia yang begitu besar dan tidak bisa diabaikan. Setelah 20 tahun, film yang menggambarkan dunia jurnalistik fashion itu masih mendapatkan perhatian publik secara global.

Hadirnya film The Devil Wears Prada 2 tidak hanya sekadar membangkitkan nostalgia, melainkan juga menangkap kisah tentang ambisi, transformasi, dan dinamika dunia kerja yang relevan dengan perempuan masa kini, terutama bagi mereka yang menavigasi karier dengan gaya dan karakter yang kuat.

Menangkap momentum tersebut, Jacquelle menghadirkan koleksi kolaborasi terbaru yang terinspirasi dari dua karakter perempuan ikonik dalam film The Devil Wears Prada 2, Andy Sachs dan Miranda Priestly. Koleksi ini dirancang untuk merepresentasikan dua spektrum kekuatan perempuan di dunia profesional yang berani berkembang dan yang telah menguasai permainan.

"Melalui koleksi ini, kami ingin setiap perempuan merasa empowered dalam setiap versi dirinya—baik saat ia sedang berkembang seperti Andy, maupun saat ia sudah berdiri dengan penuh percaya diri seperti Miranda. Ini bukan hanya tentang makeup atau parfum, tapi tentang owning your journey," kata Lianna Lie, CMO sekaligus Co-founder Jacquelle.

 

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Makeup Wanita Karier

Intip gaya makeup dan aroma khas wanita karier yang terinspirasi dari Miranda Priestly dan Andy Sachs di The Devil Wears Prada 2 (Jacquelle)

Dalam koleksi ini, Jacquelle tidak hanya sekadar menghadirkan produk kecantikan melainkan mengintepretasikan penampilan perempuan modern dalam berkarier. Dari film ini, Jacquelle menangkap dua karakter berbeda khas wanita karier, yakni The Rising Force dan The Untouchable Power.

The Rising Force terinspirasi dari Andy Sachs dengan rasa ingin tahu, adaptif, dan terus berkembang. Sementara The Untouchable Power terinspirasi dari Miranda Priestly yang tegas, refined, dan memiliki kontrol penuh. Dari dua karakter tersebut, Jacqulle menerjemahkannya ke dalam rangkaian produk kecantikan yang memperkuat ekspresi diri di setiap langkah profesional.

1. Magic Lash

Cluster lashes yang tidak membutuhkan lem tambahan dengan bulu mata synthetic yang lembut dan sangat nyaman digunakan seharian. Terdiri dari 2 koleksi yang merepresentasikan Andy dan Miranda.

2. Dewtint (2 Shades Eksklusif)

● Red Mauve (Miranda inspired) Mewakili perjalanan seorang perempuan muda yang berani keluar dari zona nyaman, autentik, dan penuh potensi. ● Deep rose (Andy inspired) Simbol kekuatan, elegansi, dan otoritas seorang pemimpin perempuan yang tak tergantikan.

3. Mascara

Dirancang untuk memberikan fungsi 2 in 1 dengan 2 ujung dan 2 fungsi yang berbeda. Mascara yang memberikan definisi bulu mata yang dramatis namun tetap elegan—merepresentasikan kepercayaan diri yang subtle namun impactful di ruang profesional. Dan mascara remover untuk mempermudah membersihkan mascara.

 

3 dari 3 halaman

Parfum Wanita Karier

Intip gaya makeup dan aroma khas wanita karier yang terinspirasi dari Miranda Priestly dan Andy Sachs di The Devil Wears Prada 2 (Jacquelle)

Tak cuma makeup, Jacquelle turut menjermahkan karakter Miranda Priestly dan Andy Sachs ke dalam aroma parfum HRM, sebuah lini parfum yang menjadi bagian dari House of Jacquelle. Penasaran seperti apa aromanya?

1. OXT8 (Andy-inspired)

Diciptakan untuk wanita yang bergerak dengan hati. Kelembutan adalah sebuah kekuatan. Sebuah aroma untuk perempuan yang ditakdirkan untuk bersinar, ambisius, memikat, dan tak terlupakan dengan cara yang effortless. Parfum ini diracik dengan beberapa lapisan aroma, yakni:

  • Top Notes: Bergamot, Pink Peppercorn — percikan segar dan cerah yang mencerminkan potensi dirinya yang bersinar.
  • Middle Notes: Orris, Lily of the Valley — keindahan yang lembut dengan hati yang penuh percaya diri.
  • Base Notes: Musky — sentuhan akhir yang hangat dan modern, meninggalkan kesan lembut namun berkarakter.

Karakteristik parfum yang dihadirkan lebih mengarah pada soft musky floral fresh dan clean dengan kesan lembut dan calming yang effortless. Dengan format EDP, parfum ini bisa tahan 5-7 jam

2. DPMINE (Miranda-inspired)

Untuk wanita yang hidup dengan tujuan. Kekuatan sejati tidak pernah meminta keseimbangan. Sebuah aroma yang diciptakan untuk wanita yang memimpin suasana karena kekuatan memiliki aromanya sendiri, dan inilah aromanya. Parfum ini sendiri diracik dengan beberapa lapisan aroma, seperti

  • Top Notes: Bergamot, Lemon, Aromatic — pembuka yang tajam dan bersih, langsung menarik perhatian.
  • Middle Notes: Rose, Patchouli, Jasmine — perpaduan sofisticasi dan pesona dalam sentuhan feminitas yang timeless.
  • Base Notes: Musk, Powdery, Amber — penutup hangat dan kuat yang bertahan lama seperti sebuah otoritas.

Oleh karena itu, karakteristik parfumnya lebih mengarah kepada aromatic citrus floral yangtajam, clean, elegan, dan powerful dengan dry down musk amber yang hangat. Bisa tahan hingga 9 jam.

Melalui HRM, Jacquelle memperluas pengalaman beauty menjadi lebih personal dan emosional, di mana aroma menjadi bagian dari identitas dan perjalanan setiap individu.