Sukses

Fashion

Melihat Cincin Pertunangan Princess Charlene, dengan Potongan Berlian Besar yang Jarang Dikenakan

Fimela.com, Jakarta - Princess Charlene of Monaco diketahui jarang mengenakan cincin tunangannya yamg bertahtakan berlian. Mantan perenang Olimpiade ini pertama kali bertemu dengan Prince Albert II of Monaco pada tahun 2000, namun keduanya baru mulai berpacaran lima tahun kemudian. Dalam wawancara dengan Paris Match pada Agustus 2024, Albert mengungkapkan bahwa hubungan mereka tidak dimulai dengan cinta pada pandangan pertama saat bertemu di ajang Mare Nostrum International Swimming Meet di Monako.

Ia mengatakan bahwa saat itu ia hanya menganggap Charlene sebagai perenang yang hebat, ramah, ceria, dan mudah didekati. Setelah pertemuan tersebut, mereka bahkan tidak bertemu lagi selama beberapa tahun.

Pasangan ini akhirnya mengumumkan pertunangan mereka pada Juni 2010, setelah Albert melamar Charlene dengan cincin berlian berbentuk pear (tetes air mata) rancangan Repossi. Setahun kemudian, mereka resmi menikah dalam rangkaian acara selama empat hari yang mencakup upacara sipil dan keagamaan.

Pengumuman pertunangan dilakukan pada 23 Juni 2010, sekitar lima tahun setelah mereka mulai menjalin hubungan. Momen ini menjadi peristiwa penting bagi Monako, karena merupakan pertama kalinya negara tersebut merayakan pernikahan calon pangeran berkuasa sejak pernikahan Prince Rainier III dan Grace Kelly pada April 1956.

Cincin yang jarang dikenakan

Dalam foto pertunangan, Albert tampil dengan setelan jas biru tua dan dasi bermotif, sementara Charlene mengenakan gaun hijau terbuka di bagian punggung karya Akris. Cincin tunangan Charlene dirancang khusus dengan berlian utama seberat 3 karat berbentuk pear, yang diapit oleh berlian-berlian kecil di kedua sisi dalam susunan segitiga, menurut Only Natural Diamonds. Perhiasan ini dibuat oleh Repossi, yang juga merupakan perhiasan resmi keluarga kerajaan Monako.

Nilai cincin tersebut diperkirakan mencapai sekitar 65.000 dolar AS, menjadikannya salah satu dari 25 cincin pertunangan kerajaan termahal versi InStyle. Sebagai perbandingan, ibu mertua Charlene, Grace Kelly, memiliki cincin pertunangan berlian seberat 10,48 karat yang nilainya kini diperkirakan mencapai sekitar 38,8 juta dolar AS, dan termasuk salah satu cincin kerajaan paling mahal.

Charlene beberapa kali terlihat mengenakan cincin tunangannya dalam acara publik penting, seperti Hari Nasional Monako. Namun, dalam kesehariannya ia lebih sering tidak memakai perhiasan atau hanya mengenakan cincin pernikahan.

Menurut HuffPost, cincin pernikahannya adalah cincin emas putih 18 karat dari Cartier. 

Bagian dari rangkaian perayaan mewah

Pasangan ini resmi menikah pada 1 Juli 2011 dalam sebuah upacara yang digelar di halaman istana milik Prince Albert II of Monaco di Monako. Pernikahan tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan mewah selama empat hari.

Princess Charlene of Monaco tampil anggun mengenakan gaun putih off-shoulder rancangan Giorgio Armani, lengkap dengan veil dan ekor gaun sepanjang sekitar 20 meter. Sementara itu, Albert mengenakan seragam krem milik pengawal istana, Compagnie des Carabiniers du Prince.

Pernikahan tersebut berlangsung sangat meriah, dengan kue pengantin lima tingkat, pertunjukan kembang api, serta penampilan dari band legendaris Eagles.

Meski begitu, Albert pernah mengungkapkan bahwa sebenarnya ia menginginkan pernikahan yang lebih sederhana. Dalam wawancaranya dengan People, ia mengatakan bahwa jika memungkinkan, ia lebih memilih menikah di pantai dengan hanya sekitar 20 tamu, seperti yang pernah ia hadiri sebelumnya.

Ia juga mengaku sempat merasa cemas mengenai jalannya acara karena banyaknya detail yang harus dipikirkan. Namun, pada akhirnya ia merasa pernikahan tersebut berjalan dengan baik.

Albert menambahkan bahwa ia senang bisa berbagi momen bahagia itu dengan banyak orang di Monako, meskipun ia dan Charlene sebenarnya tidak keberatan jika pernikahan mereka digelar secara lebih privat

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading