Sukses

Lifestyle

4 Keterampilan Ini Sangat Penting Dimiliki Semua Pasangan Sebelum Menikah

Fimela.com, Jakarta Sebelum seseorang mendapatkan SIM (Surat Tanda Mengemudi), mereka mengambil kursus mengemudi, berlatih dengan bantuan pengemudi yang berpengalaman. Ini semua adalah hal yang berharga untuk dilakukan, karena mengemudi tanpa keterampilan yang diperlukan akan membuat seseorang menjadi ancaman di jalan dan membahayakan diri mereka sendiri dan orang lain. Proses pemikiran yang sama berlaku juga untuk menikah. Sebelum mendapatkan surat nikah, seseorang harus belajar bagaimana melakukan aktivitas keterampilan tinggi yang dibutuhkan oleh seorang pasangan. Jika tidak, pasangan berisiko untuk perkelahian yang intens dan meluncurkan pernikahan yang berisiko sejak awal.

Pasangan yang mempelajari keterampilan pernikahan yang penting memiliki peluang tertinggi untuk menikmati hubungan jangka panjang dan memuaskan. Pernikahan membutuhkan kerja dan usaha dari kedua pasangan, tetapi jika Sahabat Fimela ingin belajar beberapa keterampilan penting, maka dirimu akan menang dalam menciptakan cinta yang abadi. Dan jika dirimu menghabiskan waktu dan energi yang dubutuhkan untuk menikah, masuk akal untuk memastikan bahwa pernikahan yang mengikuti akan menjadi makmur. Berikut adalah beberapa nasihat pernikahan tentang 4 bidang keterampilan penting utama yang dirimu butuhkan sebelum menikah.

Pengaturan Emosional Diri

Anak kecil sering marang, menangis, atau bahkan memukul saudara mereka. Orang dewasa, di sisi lain, kebanyakan hidup di zona tenang. Berita baiknya adalah orang  dewasa yang terlalu emosional, terutama dengan kemarahan, dapat belajar bagaimana mengatasi kecenderungan kemarahan mereka. Jika Sahabat Fimela menemukan bahwa dirimu meninggikan suara dan menjadi marah lebih dari sekali setiap beberapa waktu, dirimu harus belajar untuk mengatur emosional dirimu.

Komunikasi

Berbicara dengan bijak, terutama ketika masalah itu adalah sesuatu yang membuat dirimu bersedih dan mendengarkan dengan cara yang menopang kerja sama, sangar penting untuk pernikahan apa pun. Bebicara dengan cara yang mengeluh, kritis, atau menyakitkan akan membuatmu dalam masalah pernikahan yang serius. Mengabaikan apa yang dikatakan pasangamu, meniadakan apa yang dirimu dengar dengan “tetapi” atau mengabaikan, alih-alih mencerna apa yang dirimu dengar, semua pasti akan menyebabkan kesengasaraan perkawinan yang ekstrim.

Resolusi Konflik

Semua pasangan memiliki perbedaan. Pasangan yang sukses, tahu bagaimana memulai dengan “jalannya” dan berakhir dengan “jalan kita” yang membuat mereka berdua merasa senang. Itu benar, apakah masalahnya sederhana ataukah masalah besar seperti tempat tinggal, cara menangani keuangan dan bagaimana menjaga hubungan intim tetap bergairah.

Hal Positif

Setiap kali dirimu berbagi senyum, menertawakan lelucon pasanganmu, setuju dengan komentar yang dikatakan pasanganmu, menyatakan penghargaan, berterima kasih pada pasanganmu untuk sesuatu atau mengungkapkan kasih sayang, tawarkan kepositifan pada pasanganmu. Semakin banyak kepositifan yang diberikan, semakin bahagian dirimu dengan pasanganmu.

Perlu kita ingat bahwa pernikahan adalah bukan untuk sehari atau dua hari saja, melainkan untuk selamanya, seumur hidupmu. Pernikahan juga menyatukan dua keluarga, sehingga jangan anggap gampang dalam menjalin hubungan pernikahan. Pikirkan matang-matang sebelum melangkah pada jenjang yang lebih serius.

Cek Video di Bawah Ini

#Changemaker

Loading
Artikel Selanjutnya
Sepele tapi Berbahaya, Ini 5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Pasangan setelah Menikah
Artikel Selanjutnya
Cinta Saja Tak Cukup untuk Membangun Pernikahan, Mengapa?