Sukses

Lifestyle

Berhenti Bekerja setelah Punya Anak, Ini 5 Persiapan Finansial yang Perlu Dilakukan

Fimela.com, Jakarta Sebagian perempuan dengan berbagai pertimbangan ada yang memutuskan untuk berhenti bekerja setelah punya anak. Memang tidak mudah untuk membuat pilihan ini. Tapi supaya bisa membuat keadaan makin baik dengan keputusan yang dibuat, ada baiknya juga membuat persiapan finansial yang lebih matang.

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan terkait dengan kondisi finansial saat memutuskan untuk berhenti bekerja setelah punya anak. Mengutip buku MoneySmart Parent, ini lima hal yang perlu dilakukan saat ingin berhenti atau merencanakan berhenti jadi corporate mom. Langsung saja simak uraiannya di bawah ini.

1. Menyiapkan Dana Darurat Sebanyak Tiga Kali Pengeluaran Rutin Bulanan

Berhenti jadi karyawan, maka pemasukan keluarga akan berkurang. Di sini kita perlu menyiapkan saldo dana darurat setidaknya tiga kali pengeluaran rutin bulanan. Dana darurat sangat perlu disiapkan dari jauh-jauh hari sebelum resign dari pekerjaan.

2. Tabung Gaji selama Cuti Melahirkan

Cuti melahirkan bisa kita optimalkan sebaik mungkin untuk menyiapkan finansial dengan lebih matang saat resign nanti. Salah satu caranya adalah dengan menyisihkan 50% penghasilan selama cuti melahirkan untuk tambahan saldo dana darurat.

3. Kurangi Pengeluaran

Pemasukan berkurang, maka perlu menyesuaikan pengeluaran yang ada.  Ada pos-pos pengeluaran yang perlu mulai kita kurangi. Bisa dimulai dari prioritas terendah, seperti pengeluaran untuk hiburan dan belanja pribadi yang tidak mendesak.

4. Bersiap dengan Hilangnya Sejumlah Fasilitas 

Penghasilan, THR, jatah cuti berbayar, manfaat kesehatan, dan manfaat lain dari perusahaan tempat kita bekerja tidak akan lagi kita dapatkan setelah resign. Maka kita perlu menyiapkan diri menghadapinya. Setidaknya sudah punya beberapa rencana atau pengganti dari fasilitas-fasilitas yang hilang tersebut.

5. Batasi atau Hentikan Penggunaan Kartu Kredit

Saatnya untuk mulai mempertimbangkan berhenti menggunakan kartu kredit. Atau setidaknya mengurangi penggunaannya. Menggunakan kartu kredit tampak seperti solusi mengatasi jumlah kas yang berkurang. Setelah tidak lagi bekerja, kemampuan kita untuk membayar atau melunasi utang kartu kredit akan lebih sulit.

Bicarakan dan diskusikan juga keputusan untuk resign dengan pasangan untuk bisa mendapatkan kenyamanan yang lebih baik. Semoga infonya bermanfaat, ya.

#ChangeMaker

;
Loading