Sukses

Parenting

Saat Anak Bilang 'Aku Benci Mama!'

Vemale.com - Memberikan perintah, atau memiliki keinginan yang dipenuhi dengan taat mungkin memberikan kesenangan tersendiri bagi orang-orang tertentu. Salah satu hal yang membuat being parent itu menyenangkan (alasan yang sedikit arogan, tentunya). Saat bayi dan batita, si Kecil hanya menangis, mengerutkan dahi atau cuek-cuek saja ketika tidak setuju dengan pendapat Anda. Namun ketika dia mulai fasih berbicara, Anda mulai mendapatkan bantahan yang seringkali memancing Anda untuk mengalahkan dia. Hingga suatu kali, terucap dari mulutnya kata-kata yang tidak pernah Anda bayangkan sebelumnya, "Aku benci Mama!"... Apa yang akan Anda lakukan saat mendengar kata-kata itu? Bereaksi keras dengan marah atau memukul? Tahan diri Anda, Mommy, ada cara bijak untuk menghadapi situasi sulit ini. Jangan dimasukkan hati Dikutip dari parenting, seorang penulis buku HOW TO BEHAVE SO YOUR CHILDREN WILL, TOO!, Sal Severe, Ph.D., menulis bahwa anak kecil tidak bisa mengungkapkan perasaan hatinya dengan jelas. Oleh karena itu mereka menggunakan kata-kata yang ekstrim seperti 'benci' untuk menggambarkan rasa tidak terimanya. Nyatanya, mereka tidak tahu seberapa dalam arti kata 'benci' itu sendiri. So, jangan terlalu dianggap serius kata-kata ini. Tanggapi dengan sebaliknya Untuk apa Anda bereaksi keras yang akan membuat hubungan Anda dengan anak semakin buruk? Tunjukkan kasih sayang Anda saat dia merasa seperti itu agar dia tahu, larangan yang Anda berikan tidak ada hubungannya dengan benci-tidaknya Anda padanya. Ucapkan seperti ini, 'Sayang sekali kamu membenci Mama, karena Mama sangat menyayangimu'. Jangan terpancing Sekali Anda terpancing untuk marah dengan kata benci itu, dia akan tahu bahwa Anda mudah untuk diserang. Lain waktu dia akan menggunakan kata yang sama, atau bahkan kata yang lebih jahat untuk menyakiti Anda. Tetaplah tenang dan tidak terpengaruh untuk menunjukkan Anda memegang kendali dalam masalah ini. Jelaskan saat sudah reda Saat kemarahannya (dan kemarahan Anda) sudah mereda, jelaskan bahwa lebih baik menggunakan kata 'marah', 'kecewa' atau 'tidak suka' untuk menggambarkan rasa tidak terimanya ketimbang kata 'benci'. Jelaskan pula bahwa walaupun merasa marah atau kecewa, seseorang tetap harus melakukan apa yang seharusnya dilakukan karena kebenaran dan ketaatan. (vem/miw)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

    What's On Fimela
    Loading