Sukses

Parenting

Masa Puber Anak Perempuan Terlalu Cepat? Ini Dia Sebabnya!

Apakah ada anak perempuan ibu yang ada di kelas 2 SD tapi sudah mendapatkan menstruasi pertamanya? Apakah sebabnya? Berikut penjelasan selengkapnya.

Hasil dari sebuah studi, seperti yang dilansir medicalnewstoday.com, suplemen vitamin D dapat menghambat masa puber pada anak perempuan. Hasil penelitian ini telah disajikan dan Rapat Tahunan The Endocrine Society yang ke 95 di San Fransisco.

Masa puber anak perempuan biasanya berkisar antara umur 10-14 tahun. Sedangkan anak laki-laki biasanya sekitar umur 12-16 tahun. Tapi, ada juga anak yang mengalami masa puber terlalu cepat. Anak perempuan terdiagnosa itu bisa mulai mengalami perkembangan seksual sebelum umur 8 tahun, dan pada anak laki-laki sebelum umur 9 tahun.

Penelitian medis telah menemukan hubungan antara kurangnya vitamin D dengan berbagai penyakit seperti kanker, obesitas, dan penyakit yang menyerang kekebalan tubuh. Kurangnya vitamin D juga ditemukan dalam anak perempuan yang masa pubernya terlalu cepat.

Ada 110 anak perempuan berumur 7-10 tahun yang berpartisipasi. Untuk menentukan seberapa sedikit vitamin D yang ada, peneliti membandingkan kadar darah dari vitamin antara 2 kelompok anak perempuan. Ada 75 anak dengan masa puber normal atau dengan persentase dan 35 anak dengan masa puber terlalu awal.

Peneliti juga mencermati aktifitas syaraf yang bertanggung jawab dalam memberikan dorongan untuk mengeluarkan hormon yang memicu proses ovulasi. Mereka menemukan bahwa vitamin D berhubungan dengan paksaan dari kegiatan syaraf di bagian syaraf yang melepaskan hormon gondadotropin.

Jadi, sedini mungkin usahakan agar anak perempuan ibu tercukupi asupan vitamin D-nya.

Oleh: Agit Diyanita

(vem/tyn)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading