Sukses

Parenting

Gejala Penderita Hiperseks (4 dari 5)

Ladies ingat kasus yang menimpa penyanyi Ariel dengan videonya yang menghebohkan itu kan? Kasus tersebut memang mengundang banyak pembicaraan, termasuk dari para pakar seksologi sendiri.

Ada yang menyebut bahwa tindakan tersebut termasuk perilaku hiperseks, meski tidak bisa langsung disebut sebagai kelainan seksual. Ada pula yang menyatakan kasus tersebut lebih mirip sebuah bentuk eksploitasi seksual dirinya sendiri dengan beberapa wanita.

Namun, sebagian pakar juga beranggapan bahwa tidak mudah mendeteksi perilaku tersebut sebagai bentuk kelainan seksual atau bukan. Setidaknya, diperlukan pengenalan lebih dekat kepada individu pelaku untuk mengetahui motivasi mereka merekam kegiatan seksualnya.

Karena, perekaman tersebut bisa saja sekedar iseng atau memang didasari kesepakatan bersama untuk memenuhi kepuasan masing- masing. Artinya, libido pelaku akan bertambah ketika melihat video mereka diputar. Nah, yang terakhir ini yang berbahaya Ladies.

Apapun motivasinya, biasanya seseorang dengan kecenderungan hiperseks jarang menyadari dirinya mengidap kelainan tersebut. Oleh karena itu, laman wikipedia.org mengingatkan perlu adanya orang lain yang mengetahui dan mengingatkan agar penderita hiperseks bisa lebih mengontrol dirinya dan menyalurkan dorongan serta kejenuhan seksualnya dengan cara yang lebih bermanfaat.

Jika Anda mensinyalir pasangan mulai suka 'aneh-aneh' seperti merekam aktivitas seks dengan hape atau kamera, sudah saatnya ladies bicara baik-baik dan terbuka dengan pasangan. Jika perlu, ubah penampilan dan tambah variasi aktivitas seksual untuk membantu mengalihkan dan menyalurkan libido pasangan Anda ke yang semestinya, Anda sendiri.

Oleh: Ardisa Lestari Prabowo

(vem/rsk)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading