Sukses

Informasi Umum

  • Tentang PerusahaanPT Lippo Karawaci Tbk atau dikenal Lippo Karawaci didirikan dengan tujuan untuk memberikan dampak bagi kehidupan melalui pengembangan kota mandiri berkelanjutan yang terencana dengan baik dalam lingkungan hijau dan infrastruktur fisik dan sosial kelas satu.
  • Dibangun sejak1992

    Sediakan Properti bagi Kalangan Milenial

    PT Lippo Karawaci TBK berinovasi dalam menyediakan hunian untuk kaum milenial dan entrepreneur muda, dengan menghadirkan hunian berupa SOHO FLEX/SPACE LIPPO. 

    CEO PT Lippo Karawaci, John Riady mengatakan, setelah mencetak rekor sukses enam kali peluncuran produk properti disepanjang 2020 yaitu tiga acara di Lippo Karawaci dan tiga kali di Lippo Cikarang, Lippo Karawaci di penghujung akhir tahun 2020 meluncurkan inovasi produk yang ditunggu kaum milenial dan entrepreneur muda yaitu hunian berupa SOHO FLEX/SPACE LIPPO.

    “Kami sangat bangga proyek SOHO FLEX/SPACE LIPPO ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat khususnya kaum milenial yang memiliki pandangan berbeda terhadap dunia kerja. Mereka menghapus batasan antara kerja dan kehidupan di luar pekerjaan dan justru menggabungkannya menjadi satu. Ide inilah yang melahirkan konsep desain SOHO FLEX/SPACE LIPPO flexible space of work, live and play” kata John, di Jakarta, Selasa (1/12/2020).

    John mengungkapkan, SOHO FLEX / SPACE LIPPO merupakan solusi paling tepat untuk bekerja pada masa new normal, sebab diperlukan tempat fleksibel untuk dipergunakan secara optimal.

    "Pada pagi hari bisa untuk tempat kerja, malam hari menjadi tempat tinggal dan sekaligus dapat menjadi tempat yang fun juga,” tambahnya.

    Menurut John, selama delapan bulan terakhir Indonesia mengalami pandemik Covid-19, tetapi di sisi lain mendorong inovasi dan percepatan tren dari yang sudah ada. Salah satu tren adalah perubahan kehidupan dan pekerjaan dengan melakukan bekerja di rumah atau Work From Home (WFH).

    "Terjadi demand pasar untuk keseimbangan antara work, live and play. Dan kami menjawab tantangan itu dengan menghadirkan Smart Office Home Office yang terintegrasi dengan tower apartemen Fairview dan Hillcrest di CBD (Central Business District) Township Lippo Village Tangerang dinamakan SOHO FLEX/SPACE LIPPO," paparnya.

    SOHO FLEX/SPACE LIPPO adalah pembangunan terbaru di kawasan terbaik Lippo Village yang dikelilingi oleh berbagai kelengkapan fasilitas dan kenyamanan.

    Desain unit SOHO FLEX/SPACE LIPPO merupakan keunggulan utama ‘flexible space of work, live and play’, setiap ruangan dapat dikonversi sedemikian rupa menjadi tempat tinggal, tempat bekerja sekaligus tempat bersantai. Terdapat dua pilihan model Attic loft dan Double height loft.

    Model Attic loft tingginya mencapai 4 meter lantai ke lantai, terdiri dari 4 kamar 1 kamar mandi dengan luas bervariasi antara 42 hingga 101 meter persegi. Sementara floor to floor model Double height loft 6,4 meter terdiri dari 5 kamar dan 2 kamar mandi dengan luasan berkisar 73 hingga 132 meter persegi.

    Beberapa unit menyediakan teras terpisah ‘private enclosed space’. Tiga interior designer terkemuka yaitu Domilium Studio, Metaphor dan Ethospace, memberikan inspirasi SoHo berbeda dan sedang menjadi tren dunia. Ada yang bergaya East Coast di Amerika yang ditampilkan dengan style Modern Industrial, ada yang bergaya popular dengan trend furnitur ala Scandinavia di Eropa yaitu Chic Scandi dan yang bergaya metropolis dengan space efficient Jepang yaitu style Shibui.

    Keunggulan fasilitas bagi para pemilik unit SOHO FLEX/SPACE LIPPO dibandingkan apartemen ataupun perkantoran lain adalah pemisahan area parkir, serta akses lift terpisah dengan staf dan publik umum serta tersedia service lift tersendiri.

    Para pembeli SOHO FLEX/SPACE LIPPO akan dapat secara resmi mendaftarkan unit miliknya sebagai tempat usaha untuk memperoleh SKPD (Surat Keterangan Domisili Perusahaan). Harga unit mulai To 561 juta hingga Rp 1,1 milIar.

    Serah terima unit hanya dalam waktu enam bulan dengan tiga bulan grace-period sehingga diperkirakan para pembeli dapat menempati unitnya pada pertengahan tahun 2021. Terletak di lokasi unggulan CBD kota Lippo Village Karawaci, SOHO FLEX/SPACE LIPPO yang terintegrasi dengan tower Fairview dan Hillcrest dikelilingi oleh area perkantoran, pusat perbelanjaan dan pendidikan.

     

    Selama Pandemi, 80 Persen Pendapatan Lippo Karawaci dari Rumah Sakit dan Hotel

     

    PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menggenjot bisnis dari lini usaha yang memberikan pendapatan berulang (recurring income) seperti rumah sakit, mal dan hotel selama wabah pandemi Covid-19.

    CEO Lippo Karawaci John Riady mengatakan, ketiga lini bisnis yang mengandalkan recurring income tersebut memberikan porsi pendapatan terbesar selama masa pandemi saat ini.

    "Total recurring income dari Lippo Karawaci itu sekitar 80 persen dari total pendapatan kita. Jadi cukup tinggi rasionya," jelasnya dalam sesi Public Expose LPKR secara virtual, Senin (14/12/2020).

    John Riady memaparkan, sektor bisnis rumah sakit yang dijalankan PT Siloam International Hospital Tbk jadi yang paling utama dalam hal pendapatan berulang. Dia menyatakan, pendapatan Siloam dalam 5-6 tahun terakhir menunjukan pertumbuhan di atas 12 persen.

    "Kalau kita lihat rumah sakit, total traffic atau revenue sudah berhasil untuk rebound. Jadi meskipun sempat turun di bulan-bulan April dan Mei, di Q3 ini sudah kembali. Bahkan ada rumah sakit yang sudah melampaui," ungkapnya.

    Untuk sektor bisnis mal, ia mengutarakan, itu sempat mengalami masa yang sangat berat saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diterapkan di Jakarta dan kota besar lainnya. Namun kini, hampir 95 persen dari total tenant yang bernaung di bawah LPKR telah buka kembali.

    "Kita percaya, semoga dengan traffic yang akan terus kembali di dalam bulan-bulan ke depan ini, tenant kami sebagian besar akan survive, dan tetap kinerja mal kita akan berjalan baik," kata John Riady.

    Sama halnya dengan hotel. Walaupun selama periode April-Juni 2020 sangat lambat bisnisnya, namun dalam bulan-bulan terakhir ini sudah kembali didorong oleh tren business staycation, dan juga beberapa bisnis yang bersifat business to business (B2B).

    "Jadi ada beberapa hotel kami yang keseluruhannya disewa oleh beberapa bisnis sebagai bagian dari penanggulangan Covid-19 dan lain-lain. Kita melihat itu jadi satu tren yang baik," tutur John Riady.

    "Kami percaya bahwa bagian bisnis kami yang recurring ini sudah rebound, dan di dalam bulan-bulan ke depan ini akan semakin membaik," tandasnya.

     

    Menengok Kinerja Lippo Karawaci di 2021

    Analis memperkirakan kinerja EBITDA dan laba bersih emiten properti PT Lippo Karawaci Tbk bakal positif di 2021. Hal itu terjadi seiring dengan peningkatan penjualan pasca Lebaran.

    Berdasarkan konsensus analis di 2021 emiten dengan kode saham LPKR ini akan membukukan pendapatan Rp 15,02 triliun, naik dari realisasi 2020 sebesar Rp 11,96 triliun. Kenaikan pendapatan turut mendorong EBITDA Lippo Karawaci menjadi Rp 3,23 triliun dan laba bersih menjadi positif Rp 865,93 miliar.

    Perbaikan kinerja Lippo Karawaci juga diprediksi oleh PT CLSA Sekuritas Indonesia (CLSA). Analis CLSA Jonathan Mardjuki dan Wirandi Ng menyampaikan bahwa pendapatan LPKR pada 2021 diprediksi mencapai Rp 13,107 triliun.

    "EBITDA operasional juga diprediksi meningkat menjadi Rp 2,91 triliun dan laba bersih senilai Rp197 miliar pada 2021," papar tim analis CLSA dalam riset, seperti dikutip Rabu (9/6/2021).

    Pada Kuartal I 2021, Lippo Karawaci membukukan pendapatan pra-penjualan Rp 1,311 triliun, tumbuh 86 persen dibandingkan Kuartal I 2020 sebesar Rp704 miliar.

    Jonathan juga meraih 37,45 persen dari target marketing sales 2021 sebesar Rp 3,5 triliun. "Diharapkan penjualan dapat semakin meningkat dan berkelanjutan pada tahun 2021," papar tim analis CLSA.

    Manajemen Lippo Karawaci meyakini tahun ini menjadi tahun yang baik untuk sektor properti. Meski masih di tengah-tengah situasi pandemi Covid-19, LPKR yakin bahwa fundamental permintaan masyarakat yang ingin membeli rumah perdana sangat baik.

    Dari hasil penjualan tahun 2020 dan awal tahun 2021, LPKR melihat permintaan terbesar adalah untuk rumah tapak. Bahkan saat acara pemilihan unit rumah tapak Cendada Parc, berhasil ludes terjual dalam hitungan jam.

    “Di tahun ini kami memproyeksikan pertumbuhan kami 30 persen dibandingkan tahun 2020,” tegas CEO Lippo Karawaci John Riady.