Perlawanan Farah Dibba Lepaskan Diri dari Penganiayaan

Rivan Yuristiawan diperbarui 22 Des 2016, 08:49 WIB

Fimela.com, Jakarta Adik kandung  Fadli Akhmad dan Fadlan Muhammad, Farah Dibba, baru saja mengalami peristiwa tidak menyenangkan. Pada Senin, 19 Desember 2016, Farah menjadi korban penganiayaan dan dugaan upaya tindak pemerkosaan yang dilakukan rekan bisnisnya, Rachmat Sesario.

Di hari naasnya tersebut, Farah yang seorang agen properti menyambangi sebuah rumah yang diiklankan pelaku melalui jejaring sosial. Tanpa rasa curiga, Farah pun langsung melakukan pengecekan terhadap rumah yang terletak di daerah peninggilan, Ciledug. Ternyata, sesaat setelah Farah masuk ke dalam rumah, pelaku yang masih berusia 21 tersebut lantas memulai aksinya.

"Ketika dipersilakan masuk, pelaku mengunci rumah tersebut. Saat korban melihat-lihat di lantai 2, tersangka memukul belakang, sempat di setrum dengan alat penyetrum. Kemudian di dorong ke tempat tidur, terjadi perlawanan," ujar Wakapolres Tangerang Kota, AKBP Erwin di Polres Metro Tangerang Kota, Rabu (21/11/2016).

Mendapat perlakuan yang tergolong keji, Farah tidak menyerah. Cukup lama mendapatkan perlakuan tidak mengenakkan dari pelaku, Farah pun melawan dengan menggigit tangan pelaku dan lantas berteriak minta tolong.

"Korban melawan. Tangan RS sempat digigit. Tangan kirinya yang digigit, dekat jari kelingking dan kemudian korban berteriak, lalu berhasil melepaskan diri dibantu warga," tambah Erwin.

Tidak sia-sia, upaya Farah melakukan perlawanan dengan cara menggigit tangan pelaku membuatnya terbebas dari ancaman. Berteriak meminta tolong, Farah lantas dibantu warga sekitar berhasil meloloskan diri. Sementara pelaku saat ini sudah dalam status tersangka penganiayaan dan telah menjalani proses hukum.

Sementara pelaku RS sudah dalam pengamanan pihak kepolisian, Farah Dibba diketahui sedang menjalani proses perawatan yang intensif di sebuah rumah sakit yang dirahasiakan oleh pihak keluarganya.