Kirana Larasati: Tak Mudah Untuk Bercerai

Anto Karibo diperbarui 19 Mei 2017, 03:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Kirana Larasati sampai pada keinginan mengakhiri rumah tangganya bersama Tama Gandjar, suami yang menikahinya pada 9 Mei 2015 lalu. Diakui oleh Kirana, butuh waktu lama sampai akhirnya ia membulatkan tekad untuk bercerai.

Sebelumnya, Kirana berusaha untuk mempertahankan mahligai rumah tangganya dengan sekuat tenaga. Namun apa daya, ternyata kenyataan berkata lain. Keduanya tak bisa memperbaiki situasi kondusif dalam keluarga.

"Pasti (sudah duduk bersama), pasti ini kan bukan hal mudah untuk datang ke sini ya. Pasti saya juga menimbang, memikirkan berhari-hari, berbulan-bulan. Tapi saya akhirnya mantap di sini," kata Kirana Larasati di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (18/5).

Dalam gugatannya, Kirana mencantumkan adanya perselisihan yang terjadi secara terus menerus antara dirinya dengan Tama Gandjar. Namun, pihaknya tak mau memberitahukan bagaimana detail perselisihan tersebut.

"Intinya masalah cekcok aja, cekcok sesuai dengan pasal 119 tentang perselisihan. Masalah penyebabnya masih tertutup tidak boleh dibicarakan di luar karena ini masalah keluarga ya," lanjut Nendi Haryadi, kuasa hukum Kirana.

Terkait kemungkinan tentang keinginan Tama untuk bercerai, pihak Kirana belum bisa memastikan. Namun, niatan suaminya bisa dilihat dari persidangan nantinya. Ketika dia tidak mau menanggapi gugatannya, berarti ia juga menerima untuk berpisah dengan Kirana.

"Kita belum bisa pastikan ya karena belum terungkap di persidangan ya. Kalau dia (Tama Gandjar) tidak datang dan tidak hadir sampai adanya putusan ya intinya dia menerima. Yang pasti mereka pisahnya baik-baik karena masih ada anak ya, bahkan untuk anak komunikasi masih baik," tukas kuasa hukum Kirana Larasati itu.

What's On Fimela