Kesan Manis Baim Wong Saat Main Hujan Bulan Juni

Puput Puji Lestari diperbarui 27 Okt 2017, 16:45 WIB

Fimela.com, Jakarta Film Hujan Bulan Juni siap tayang di bioskop mulai 2 NOvember 2017. Baim Wong turut membintangi film ini bersama dengan Adipati Dolken, Velove Vexia, Koutaro Kakimoto, Jajang C Noer, Sapardi Djoko Damono dan banyak lainnya.

Baim mengaku sempat takut terlalu mendalami peran dramanya. Baim Wong merasa harus membagi porsinya karakternya. "Makanya hati-hati yang memilih scene, itu pengertiannya susah karena kan bukan jatahnya bukan gua. Takutnya gua yang terlalu drama kan," jelasnya.

 

Namun Baim merasa senang ketika aktingnya diakui tidak terlalu berlebihan dalam porsi drama di film Hujan Bulan Juni. "Saya takut kelebihan, dan pas selesai saya nanya ke Adipati kelebihan gak sih, ternyata enggak kata dia," tandas Baim Wong.

Sebagai sutradara, Hestu Saputra memberikan keleluasaan untuk Baim berakting. Sama seperti Sapardi Djoko Damono memberi keleluasaan pada Hestu dalam berimajinasi ketika novelnya diangkat ke layar lebar.

"Saya bilang enggak mau. Artinya saya lepaskan semuanya, bagaimana ini tafsirnya? terserah kalian semua. Soalnya saya gak suka karena itu keyakinan saya kalau saya ambil sesuatu yang sudah ditulis orang, ya saya punya kebebasan. Kalau ini sekarang orang mau bikin film ya dia harus punya kebebasan," jelas Sapardi.

2 dari 3 halaman

Sapardi Djoko Damono beri keleluasaan sutradara Hujan Bulan Juni

Preskon film Hujan Bulan Juni (Nurwahyunan/bintang.com)

Setelah melihat filmnya rampung, Sapardi menegaskan bahwa apa yang tertuang di dalam novel dengan yang divisualisasikan ke dalam film untuk tidak dibanding-bandingkan. "Jadi begini, masalah kita membandingkan film dengan buku, enggak boleh. Film dengan film, buku dengan buku. Itu haram, gak boleh ya," jelasnya.

"Jadi kalau kita mau bilang itu film bagus apa enggak jangan tergantung kepada bukunya, bukunya bisa lebih bagus, bisa lebih laris tetapi bukan itu masalahnya, dengan film lain dia bagus apa nggak," ujar Sapardi.

Beda dengan Baim, pemain dari Jepang Koutaro Kakimoto menikmati kesan saat syuting Hujan Bulan Juni. Koutaro Kakimoto mengaku tidak merasakan kesulitan saat bermain di film produksi Starvision Plus dan Sinema Imaji tersebut.

"Ya ada perbedaan bahasa dan budaya juga. Tapi sama Velove memudahkan itu. Dia baik dan saya di film ini bermain sebagai orang Jepang," kata Koutaro Kakimoto.

 

3 dari 3 halaman

Kesan Koutaro Kakimoto di Hujan Bulan Juni

"Ya ada perbedaan bahasa dan budaya juga. Tapi sama Velove memudahkan itu. Dia baik dan saya di film ini bermain sebagai orang Jepang," kata Koutaro saat press conference film Hujan Bulan Juni, Selasa (24/10/2017). (Nurwahyunan/Bintang.com)

Untuk kemistri beradu peran dengan Velove, kata Koutaro mencoba memahami bahasa Inggris yang diucapkan Velove. Pasalnya, ia mengaku tidak bisa bahasa Inggris sama sekali. Sesekali ia belajar kosa kata Bahasa Indonesia dari Velove saat sela syuting film Hujan Bulan Juni di Jepang.

"Karena saya tidak bisa bahasa Inggris, Velove selalu mengajak saya ngomong terus dan saya perlahan mencoba mengerti. Kadang saya menjawab pakai bahasa Indonesia saya yang juga belum lancar sekali," terang Koutaro.

"Bahkan, kadang pembicaraan tidak serius, jadi karena bahasanya beda dan sama-sama tidak mengerti malah justru bikin kita ketawa," sambung Koutaro Kakimoto. Hujan Bulan Juni akan mulai dirilis di bioskop pada 2 November 2017.