Harapan Dea Annisa Soal Kamera Ratusan Juta yang Hilang

Rizky Mulyani diperbarui 11 Apr 2018, 21:38 WIB
Belum juga usai, persidangan kembali digelar yakni antara ibunda Dea, Masayu Chairani dan jasa ekspedisi DHL di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (9/4/2018). Tak merelakan begitu saja, begini harapan Dea. (Instagram/deaaannisa)
Dea yang menjadi salah satu saksi di persidangan mengaku masih berharap kamera seharga Rp 255 Juta itu masih bisa kembali dan menjadi miliknya. Sebenarnya, kamera yang hilang itu ingin dipakainya untuk syuting film. (Instagram/deaaannisa)
"Iya sih. Sebenarnya karena kamera itu harusnya aku pakai buat syuting film kemarin, tapi karena ada kejadian ini akhirnya aku harus beli kamera baru, cari pengganti kamera, harus sewa kemarin akhirnya," ucap Dea. (Instagram/deaaannisa)
Selain soal harapannya terkait kembalinya kamera ratusan juta rupiah tersebut, Dea yang ditanya soal persiapan hadir di persidangan kemarin juga mengaku tak memiliki persiapan apapun. (Instagram/deaaannisa)
"Yaa nggak ada sih (persiapan), kita kan kalau jadi saksi jujur sejujurnya aja, kan emang kejadian nyata jadi nggak ada yang dipersiapin atau gimana," ucap Dea Annisa. (Instagram/deaaannisa)
Dalam persidangan tersebut, pihak Dea Annisa melalui kuasa hukumnya, Henry Indraguna meminta kebijaksanaan kepada pihak DHL sebagai pengirim barang. Diduga dengan kuat adanya keteledoran dari pihak pengirim. (Instagram/deaaannisa)
Sidang pertama soal kehilangan kamera ratusan juta rupiah milik Dea Annisa telah berlangsung pada bulan November 2017 lalu. Dan kemarin kembali digelar dengan menghadirkan saksi dari kedua belah pihak. (Instagram/deaaannisa)