Cara Terbaik Untuk Segera Move On dari Patah Hati

fitriandiani diperbarui 15 Apr 2018, 15:20 WIB

Fimela.com, Jakarta Perjalanan cinta tak selalu berisi kebahagiaan. Namanya juga hidup, pasti ada masanya yang dirasa bahagia, ada masanya juga semua penuh duka. Ada jatuh cinta, ada pula patah hati.

Setiap yang punya rasa pasti pernah mengalami patah hati, sebab ekspektasi tak selalu bisa dikendalikan. Jangankan yang jomblo, yang punya pasangan pun rentan banget patah hati, bahkan mungkin lebih rentan. Soalnya, yang punya pasangan bakalan lebih sering merasakan banyak 'benturan'.

Apa yang kita harapkan pun tak selalu sama dengan apa yang diinginkan pasangan; di situlah bibit-bibit patah hati bisa tumbuh. Belum lagi kalau ada perbedaan dalam hal besar seperti misal visi misi hubungan ke depan, cara memperlakukan satu sama lain, dan semacamnya.

Perbedaan visi misi yang bikin patah hati semacam itu memang tak menyakiti sekaligus, namun justru lebih menyakitkan daripada putus. Sebab, sakitnya akan terasa setiap hari selama kalian bersama.

Percayalah, kamu takkan mau merasakan patah hati terus menerus. Kamu pasti ingin segera move on, tapi kamu juga pasti dihinggapi keraguan. Mungkin di pikiranmu menjalani hari-hari setelah putus itu sulit, padahal kondisimu sekarang juga sulit. Merasakan patah hati setiap hari, bagaimana tidak sulit?

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

Daripada Patah Hati Setiap Hari Dalam Hubungan yang Tak Bahagia, Lebih Baik...

Ilustrasi relationship. (Foto: unsplash.com/

Kalau sudah tahu bertahan membuatmu sakit, jangan ragu untuk melepaskan. Sadari kalau kadang perpisahan justru membawa kebahagiaan, dan kamu takkan pernah tahu apa yang ada dan menantimu di depan sana kalau kamu tidak berani move on.

Apapun yang terjadi, kamu yang merasakan pengaruhnya. So, mau pilih terus berlarut-larut dalam keadaan yang tak mengenakan atau segera bangkit dan memutarbalikkan keadaan jadi lebih baik untuk dirimu sendiri?

Manfaatkan tiap kesempatan untuk berbahagia semaksimal mungkin. Dalam kondisi patah hati, kamu butuh banyak distraksi. Makanya tiap lihat ada kesempatan untuk berbahagia, kejarlah. Tidak perlu banyak berpikir, pada akhirnya kamu bisa melihat itu sebagai salah satu cara untuk membuktikan pada dirimu sendiri kalau kamu bisa melewati ini semua.

Sedikit banyak, kegalauan akibat patah hati itu bersumber di pikiranmu. Begitu pula dengan move on. Mungkin kamu harus berpura-pura bisa melewati ini semua sampai kamu benar lupa bahwa kamu sedang patah hati.