Hangat & Bersahabat, Konsep Dapur Minimalis-Romantis dari Anita Boentarman

Fimela Editor diperbarui 24 Okt 2014, 10:00 WIB

Mencari nama Anita Boentarman di laman Google hasil yang keluar cukup membuat bingung. Pasalnya, yang kemudian keluar adalah ‘yoga’ dan ‘interior desain’. Ya, perempuan yang memiliki showroom di daerah Jakarta Selatan ini adalah seorang interior desainer yang jatuh hati pada yoga.

Bulan Agustus lalu, Anita Boentarman turut ambil bagian dalam sebuah pameran yang diadakan ID12 di Senayan City. Jatuh cinta pada dapur, ini yang menjadi alasan Anita pada saat pameran memilih untuk menata ruang dapur. Terinspirasi dari “Shades of Peacock” perempuan yang juga kerap terlibat dalam event besar tahunan yoga di Jakarta ini menghadirkan sebuah ruang dapur yang hangat, minimalis, dan tetap tersentuh kesan romantis.

Kurang lebih tiga belas tahun sudah Anita mendedikasikan dirinya untuk dunia desain interior. Baginya, dapur merupakan satu ruangan yang tak kalah pentingnya dengan fungsi ruangan lain dalam rumah. Karena, saat ini cukup banyak keluarga yang menghabiskan waktu mereka di dapur. Dapur tak lagi sekadar tempat masak, tapi juga tempat anggota bagi anggota keluarga untuk ngobrol santai setelah disibukkan oleh aktivitas masing-masing.

Perempuan yang juga punya studio yoga di daerah Jakarta Selatan ini tak pernah sekalipun bergabung pada satu developer tertentu selama ia berprofesi sebagai interior desainer. Ia lebih memilih bekerja sebagai interior desainer lepasan. Sosoknya yang feminin tercermin pada desain dapurnya yang hangat dan tak lepas dari sentuhan kesan romantis.
“Saya ingin menciptakan satu ruangan dapur yang multifungsi, simple, tapi juga romantis. Terinspirasi dari fire wood, saya akhirnya memberikan sentuhan lilin sebagai hiasan di dapur. Selain itu, saya juga menambahkan tanaman herbs yang biasa digunakan sebagai bumbu. Jadi, tak hanya berfungsi untuk menghijaukan ruangan, tanaman-tanaman kecil tersebut juga bisa langsung digunakan untuk memasak,” jelas Anita saat menilik satu per satu sudut dapur yang ia rancang.

Well, tren mulai berubah. Kamu pun bisa mengubah dapurmu menjadi ruang serba guna yang juga nyaman untuk tempat berkumpul keluarga, Fimelova. Tak perlu banyak detail, justru konsep minimalis yang hangat yang bisa membuat kita betah berlama-lama ngobrol di dapur. Belum lagi jika ditambah dengan makanan lezat.