Karir Tory Burch Terancam Mantan Suami!

Fimela Editor diperbarui 13 Apr 2012, 09:59 WIB
2 dari 3 halaman

Next

His. Hers

Christoper Burch meluncurkan line terbarunya yang bernama C. Wonder. Terinspirasi dari kisah hidupnya dan terutama “mantan istrinya”, yang telah bekerja sama dalam membangun Tory Burch dengan penghasilan ribuan dollar Amerika. “Intinya C. Wonder menyenangkan” ucap Chris Burch. Semuanya diciptakan dengan kesenangan hati. ambisi dan kenyakinan.

Perseteruan yang terjadi antara Chris Burch dengan mantan istrinya semakin sengit. Hal ini terlihat dari koleksi busana dan aksesoris dari C Wonder yang tidak jauh berbeda dari line Tory Burch. Dari segi bentuk logo pun C. Wonder terlihat seperti lepasan dari logo Tory Burch. Selain itu C. Wonder menjual produknya dengan harga terjangkau.

Butik C. Wonder berlokasi di Soho, New York dan terletak dekat dengan butik Tory Burch. Chris Burch Ia berharap dalam kurun waktu 6 tahun kedepan bisa membuka 300 cabang C. Wonder di seluruh dunia. Dilihat dari koleksinya memang masih terdapat potongan khas Tory Burch. Jadi berada di pihak manakah kamu?

Structurend, Simple, and Androgynous.


Kata tersebut mewakili koleksi Tri Handoko yang ditampilkan pada Bazaar Bridal Week 2012 di Ritz Calton Pacific Place Jakarta. Dalam koleksi yang bertema “Realovety”, mengusung tema cinta dalam hubungan paradigma yang berbeda. Dengan mengetengahkan unsure realita dalam hubungan cinta, keseluruhan tampilan fashion show menonjolkan pesan diversity, karakter yang kuat, simple dan kejujuran pada diri sendiri.

20 rancangan busana yang Tri Handoko tampilkan memiliki potongan minimalis dengan penggunaan bahan katun, linen, satin, semi wool, shantung dan taffeta, serta didominasi warna-warna dasar seperti gold, cream dan abu-abu, hitam dan putih.

What's On Fimela
3 dari 3 halaman

Next

Welcome May & June

Meluncurkan label busana untuk kalangan perempuan yang muda dan aktif beraktifitas. Bertema “Blooming Romance” menghadirkan ragam busana yang feminin dan modern. Koleksi musim ini memberi arti kebebasan perempuan dalam mengeksplorasi kecantikan secara personal dengan pemilihan busana terbaik yang selaras dengan karakter kepribadiannya. 

Donkey Skin and Lover’s War

Fame Agenda, label busana asal Australia kini turut mewarnai dunia mode Indonesia dan siap memberi alternatif berbusna bagi kalangan muda masa kini. Koleksi Fame Agenda terbagi atas empat sequence. Dimana masing- masing mengusung tema yang unik, yaitu Donkey Skin yang didominasi oleh busana berpalet merah seperti jaman tsar Rusia, biru kerjaan Prancis serta aneka warna permata yang berasal dari lautan. Dua sequence berikutny bertema Lover’s War dengan nuansa yang ‘lebih gelap’. Kekuatan koleksi ini ditampil melalui permainan motif grafis yang menggambarkan barisan tentara di medan perang.

Meet the New Girl: Ophélie Rupp


Model berumur 21 tahun dan berasal dari Prancis. Di musim Fall/Winter 2012 ia berjalan untuk 43 runway di New York, London, Milan dan Paris. Ophélie Rupp yang pertama kali menghentakan kakinya di peragaan SS 2012 untuk Prada dan Miu Miu. Setelah dua penampilan tersebut, Ophélie langsung ditunjuk untuk campain ad Etro dengan bidikan fotographer Mario Testino dan berpose untuk Dazed & Confused edisi Maret. Selama musim Autumn 2012 Ophélie menjadi model runway favorit oleh desainer top dunia seperti Balenciaga, Dolce & Gabbana, Chloe, Valentino, Fendi, hingga Jean Paul Gaultier.