Hubungan Baik Secara Profesional, Didasari Hubungan Baik Personal?

Fimela Editor diperbarui 13 Agu 2012, 10:29 WIB
2 dari 4 halaman

Next

Saat memilih pekerjaan, tentunya passion merupakan faktor utama yang dijadikan pertimbangan. Karena kamu nggak akan bisa membayangkan kan bagaimana jika harus mengerjakan sesuatu yang tidak kamu sukai? Untuk bisa melakukan setiap pekerjaan dengan baik, tentu kita harus mengerjakan sesuatu yang kita suka. Selain passion, lingkungan tempat bekerja juga menentukan bagaimana kita akan menyelesaikan setiap pekerjaan kita.

Pastinya hampir semua orang setuju bahwa salah satu faktor yang menentukan kita betah atau nggak bekerja di satu tempat adalah lingkungan kerja. Lingkungan kerja yang nyaman akan membuat waktu bekerja tidak akan terasa terlalu lama mengingat kita melakukan pekerjaan dengan perasaan senang.

Untuk menciptakan lingkungan yang nyaman, tentu kita harus menjalin hubungan baik dengan semua orang di kantor, mulai dari Office Boy hingga Si Bos. Namun, apakah membina hubungan baik dengan semua warga kantor artinya sama dengan membina hubungan secara personal? Pentingkah membina hubungan secara personal dengan atasan dengan rekan kerja?

3 dari 4 halaman

Next

“Buat saya, nggak masalah membina hubungan baik secara personal dengan atasan dan rekan kerja. Karena tentu suasana yang nyaman akan membuat kita bekerja semakin bersemangat. Lagipula, dengan begitu kita juga bisa seru-seruan sama teman-teman lain di saat jenuh kerja. Tentu dengan satu catatan, kita sendiri harus tahu batasan. Di saat harus profesional bekerja, kita harus profesional, tapi di saat ada waktu untuk seru-seruan tentu kita bebas untuk have fun bareng mereka,” Galuh, 25, Pegawai Negeri Sipil di salah satu departemen.

4 dari 4 halaman

Next

“Membina hubungan baik dengan warga kantor pastinya sangat perlu untuk menjaga keberlangsungan pekerjaan kita. Tapi, menjaga hubungan baik bukan berarti harus berhubungan secara personal. Lingkungan tempat saya bekerja tidak memungkinkan saya untuk membina hubungan secara personal dengan rekan kerja, apalagi dengan atasan. Tingkat persaingan tinggi di tempat saya bekerja terkadang membuat orang-orang di sini menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan mereka. Jadi, saya memperlakukan semua orang di kantor hanya sebatas rekan kerja, tidak lebih. Nggak perlu membangun hubungan baik secara personal, kita juga bisa kok membangun hubungan baik secara profesional dengan semua rekan kerja di kantor. Dan itu pun sudah cukup untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif,” Meta, 25, karyawan sebuah bank swasta.

Bagaimana dengan situasi lingkungan kantor tempatmu bekerja, Fimelova? Apakah kantor tempatmu bekerja memungkinkan kamu membina hubungan baik dengan semua warga di kantor? Bagaimanapun kondisi lingkungan kantormu, memperbanyak teman akan lebih baik daripada menambah musuh di kantor kan.