Imelda Therinne, Menolak Gosip dan Peran Antagonis

Fimela Editor diperbarui 21 Agu 2012, 11:00 WIB
2 dari 3 halaman

Next

1. Free-spirited person. Nggak ada yang susah dalam kamusnya.

2. Itu sebabnya, kalau ia sedang ingin traveling, ia bisa langsung berangkat berlibur tanpa berpikir panjang lebar.

3. Cinta banget dengan pantai mana pun. Imani, anaknya, sudah menjadi partner tetapnya untuk berlibur ke pantai.

4. Alasan Imel mencintai pantai: “Di sana saya bisa menikmati kesederhanaan. Nggak perlu macam-macam hal, menikmati pemandangan sambil baca buku atau nggak melakukan apapun, tetap menyenangkan.”

5. Resolusinya tahun ini adalah mengunjungi Raja Ampat dan menikmati pantainya yang super indah.

6. Buku terakhir yang ia baca dan cukup berkesan adalah “The Male Brain” karya Louann Brizendine M.D. “Saya jadi tahu setiap aksi dan reaksi laki-laki kenapa bisa sangat berbeda dengan perempuan berdasarkan alasan medisnya.”

7. Sebelum keluar rumah rumah, wajib menjepit bulu mata dan memakai maskara.

8. Ketika hari kerja, harus minum kopi sebagai booster-nya.

9. Laki-laki yang mampu menarik perhatiannya adalah yang punya selera humor dan senyum menawan. “Nggak perlu macam-macam lagi, kedua hal itu sudah membuat seorang laki-laki menarik.”

10.  Sangat mengidolakan Demi Moore, walaupun prestasi aktris tersebut kurang cemerlang belakangan ini.

11.  Nggak lagi mengidolakan Nicolas Cage karena sudah nggak keren lagi di matanya.

12.  Tidak bisa menikmati musik jazz. Ia lebih memilih mendengarkan Brit pop yang upbeat.

What's On Fimela
3 dari 3 halaman

Next

 

13.  Kepribadian Imel yang clumsy membuat ia selalu menjadi bahan lelucon untuk orang lain.

14.  Dan itu nggak masalah untuknya, karena ia sendiri adalah orang yang senang humor.

15.  Pernah mendapatkan peran sebagai protagonis dan antagonis, Imel mengaku menjadi protagonis membuat lelah karena dituntut harus banyak menangis.

16.  Sementara ketika mendapatkan antagonis, ia memanfaatkan kesempatan itu untuk meluapkan emosi terpendam.

17.  Tapi, kedua karakter tersebut selalu diperankan dan dipelajarinya dengan seksama karena ia nggak ingin perannya dianggap sepele oleh orang lain.

18.  Perempuan pencari tantangan. Pernah sukses berperan sebagai antagonis dan membuatnya kemudian banyak ditawari peran serupa, ia menolak karena nggak ingin distereotipkan dengan satu jenis karakter peran. “Memerankan peran yang sama membuat pekerjaan jadi nggak challenging,” katanya.

19.  Pujian yang selalu sukses membuatnya bahagia adalah ketika ada komentar positif dari penggemar untuk film yang ia bintangi, bukan spesifik pada aktingnya saja.

20.  “Itu berarti kerja keras saya sebagai bagian dari tim film tersebut, mampu diterjemahkan dengan baik,” ujarnya.

21.  “Saya paling nggak suka gosip dan nggak bangga juga kalau digosipkan sesuatu,” ungkapnya.

22.  Ini yang menjadi alasannya kenapa “alergi” dengan ajakan wawancara yang menyerempet dengan gosip.

23.  Layaknya perempuan, ia mengoleksi sepatu. Tapi, semenjak ada Imani, ia nggak lagi tertarik untuk melanjutkan hobinya tersebut.

24.  Punya satu kesenangan yang unik, yaitu mengumpulkan batu dari setiap pantai yang ia pernah kunjungi.

25.  Pecinta segala hal yang berwarna ungu.