Sempat Ramai Diberitakan, Kini 7 Skandal Ini Seolah Terlupakan

Fimela Editor diperbarui 27 Feb 2013, 10:59 WIB
2 dari 8 halaman

Next

Rhoma Irama, Inul Daratista, dan Angel Lelga

Tahun 2003, masyarakat sempat dihebohkan dengan perseteruan antara Rhoma Irama dan Inul Daratista. Mengatasnamakan sebuah organisasi musik Melayu, Rhoma mengecam Inul yang saat itu naik dengan Goyang Ngebor. Tak lama mengecam Goyang Ngebor milik Inul, masyarakat kembali dikagetkan dengan penggeberekan di sebuah apartemen yang melibatkan Rhoma Irama dan Angel Lelga. Rhoma dipergoki tengah berada satu kamar dengan Angel tanpa ada kabar pernikahan Rhoma dan Angel sebelumnya. Siapa yang nggak heboh melihat kenyataan seperti itu, mengingat selain dikenal sebagai penyanyi dangdut, Rhoma Irama juga dikenal sebagai seorang Ulama yang suka memberi ceramah keagamaan di berbagai kesempatan. Akhirnya Rhoma mengeluarkan pernyataan bahwa ia telah menikah siri sebelumnya dengan Angel Lelga dan Rhoma mengatakan bahwa pada saat itu ia berada di kamar Angel untuk memberikan ceramah dan pelajaran Syariat Islam. Hm, kayaknya musholla, masjid, atau mungkin coffee shop lebih tepat dipilih sebagai tempat belajar dibandingkan dengan kamar apartemen.

3 dari 8 halaman

Next

Mayang Sari dan Bambang Triatmodjo

Hubungan antara penyanyi era 90-an dengan salah satu anggota keluarga Cendana, mulai muncul ke permukaan setelah beredarnya foto mesra antara Mayang dan Bambang. Tidak pernah mengakui perselingkuhannya dengan Mayang, Bambang Tri tidak pernah mengeluarkan pernyataan apapun terkait pertanyaan yang muncul di masyarakat atas perselingkuhannya dengan Mayang Sari. Sampai akhirnya, Bambang bercerai dengan istri sahnya Halimah pada tahun 2010. Sebelum menikah secara resmi di KUA Kebayoran Lama pada 2011, Bambang dan Mayang dikabarkan telah menikah siri dan mereka pun dikaruniai seorang putri bernama Siti Hartinah Triatmodjo. Bisnis demi bisnis yang dibuka hingga rumah mewah yang dibangun Mayang pun menjadi perhatian publik. Pernyataan miring sudah tentu menghantui perempuan asal Purwokerto ini. Akan tetapi, walaupun sempat heboh dan menguasai pemberitaan berbagai media, kasus Bambang-Mayang pun perlahan surut dan tidak lagi terdengar kabarnya.

4 dari 8 halaman

Next

Yahya Zaini dan Maria Eva

Kasus yang melibatkan mantan anggota DPR dari Partai Golkar dengan penyanyi dangdut Maria Eva, sempat heboh pada tahun 2006. Gambar-gambar dan video mesum koordinator bidang agama dan Sekretaris Fraksi Partai Golkar ini membuat Yahya menjadi bulan-bulanan pers sejak kali pertama beredar di dunia maya. Tidak lama setelah gambar-gambar dan video mesum beredar, Yahya pun akhirnya mengundurkan diri sebagai anggota Parpol dan anggota DPR. Tidak jelas, hukuman apa yang diterima oleh Yahya dan Maria mengingat setelah peristiwa tersebut, Yahya menyambangi Polda Metro Jaya hanya untuk diperiksa sebagai saksi. 

5 dari 8 halaman

Next

Moerdiono, Machica Mochtar, dan Poppy Darsono

Mungkin kehidupan publik figure kurang lengkap jika tidak dibumbui dengan konflik rumah tangga. Cinta segi tiga antara mantan Mensesneg saat Orde baru, Machica Mochtar, dan Poppy Darsono tak kunjung usai. Machica yang menuntut pengakuan Moerdiono atas anak laki-lakinya, rupanya tidak mendapat sambutan dari Moerdiono hingga ajalnya. Tak hanya mendapat penolakan dari Almarhum, bahkan keluarga besar Moerdiono pun menolak untuk memberika pengakuan pernikahan siri Moerdiono dengan Machica yang berarti juga menolak untuk mengakui anak lelaki Machica sebagai darah daging Moerdiono. Poppy Darsono yang juga menikah secara siri dengan Moerdiono pun gerah menghadapi aksi-aksi Machica dalam rangka menuntut pengakuan anak dari Moerdiono. Komentar saling menjatuhkan antara Machica Mochtar dan Poppy Darsono pun tak dapat dihindarkan lagi. Bahkan, saat Moerdiono menghembuskan napas terakhir, konflik antara sesama istri siri ini tak juga usai, bahkan konflik melebar ke keluarga besar Moerdiono karena tuntutan Machica menyangkut hak waris. Hingga saat ini, tuntutan hak anak Machica Mochtar belum juga menemukan jalan terang. Namun, bersamaan dengan meninggalnya Moerdiono, tuntutan pengakuan anak Machica pun seolah ikut terkubur dan tidak lagi terdengar.

6 dari 8 halaman

Next

Revaldo, kekerasan, dan obat-obat terlarang

Aktor yang ikut bermain dalam film 30 Hari Mencari Cinta ini kali pertama berurusan dengan pihak yang berwajib atas pemukulan seorang laki-laki bernama Fahmi. Masih menjalani masa percobaan atas kasus pemukulan yang melibatkannya, Revaldo dan beberapa temannya tersandung kasus narkoba. Lelaki kelahiran tahun 1982 ini tertangkap tangan dengan 1 gram sabu, 1 linting ganja, dan 5 butir pil ekstasi. Atas barang-barang tersebut, hukuman penjara pun tidak bisa dilewatkan Aldo. Penjara selama 2 tahun dan denda sebesar 1 juta rupiah harus dibayar Aldo. Namun sayang, Aldo rupanya nggak belajar dari kesalahan. Pada tahun 2010, lagi-lagi ia berurusan dengan polisi untuk masalah obat-obatan terlarang. Aldo kembali harus merasakan tinggal di balik jeruji besi selama 7 tahun. Semoga 2 kali mendekam di penjara bisa membuat Aldo kapok untuk kembali berurusan dengan polisi.

7 dari 8 halaman

Next

Artalyta Suryani

Siapa sih yang nggak kenal dengan nama ini? Pengusaha yang akrab disapa Ayin ini ditangkap untuk kali pertama atas kasus suap yang melibatkan Ketua Tim Jaksa Penyelidik Kasus BLBI Urip Tri Gunawan sebesar 6 milyar rupiah. Bukan jumlah yang sedikit untuk sebuah kasus suap. Atas kasus ini, Ayin diganjar hukuman 5 tahun penjara. Mendekam dalam penjara bukan berarti berita tentang Ayin menghilang begitu saja. Sel penjara Ayin di LP Pondok Bambu menjadi sorotan berikutnya. Pasalnya, kamar tahanan Ayin jauh dari bayangan sebuah kamar tahanan yang sesungguhnya. Ayin mendapatkan sebuah kamar lengkap dengan asisten rumah tangga, pendingin ruangan, hingga ruangan menyerupai salon pribadi. Ayin keluar dari penjara usai menerima remisi selama 3 bulan 10 hari. Namun, rupanya Ayin belum juga jera dengan hukuman penjara atas kasus suapnya terdahulu, tahun lalu, Ayin kembali tersandung hukum dengan kasus yang sama, penyuapan Bupati Buol atas hak guna lahan. Lagi, sepertinya kasus suap menyuap memang tidak bisa lepas dan dipisahkan dari kalangan pejabat Indonesia.

8 dari 8 halaman

Next

Kasus pembunuhan berencana Lidya Pratiwi

Sekitar 7 tahun yang lalu, seorang artis pendatang baru di dunia hiburan harus mendekam di penjara atas tuduhan pembunuhan berencana. Adalah Naek Gonggom, seorang model yang menjadi korban pembunuhan di Kawasan Ancol. Bersama Ibu dan Pamannya, Lidya diganjar hukuman penjara selama 14 tahun, bahkan sang Paman yang melakukan eksekusi pembunuhan dan Ibu Lidya diganjar hukuman penjara seumur hidup. Lidya ditahan karena ikut terlibat dalam pembunuhan dan pencurian seorang model yang jatuh hati padanya. Masyarakat dikejutkan dengan berita pembunuhan berencana yang melibatkan perempuan kelahiran 1987 ini. Hingga kini, Lidya masih menjalani sisa hukumannya di LP Pondok Bambu, Jakarta Timur, setelah mendapatkan remisi 1 bulan pada tahun 2010.