Mudik Lebaran, Ini Akibat Tahan Pipis di Perjalanan

Karla Farhana diperbarui 08 Jun 2018, 13:25 WIB

Fimela.com, Jakarta Mudik Lebaran memang kadang merepotkan. Apa lagi saat kamu harus menempuh jalur darat berjam-jam. Biasanya, arus mudik akan sangat padat. Kemacetan panjang di jalan tol bikin kamu bosan, tapi nggak bisa berbuat apa-apa. Bahkan, untuk pipis saja sulit. 

Kamu terpaksa harus menahan pipis hingga menemukan rest area. Masalahnya, hal ini pasti nggak sehat buat tubuhmu. Apa lagi, kantung kemih itu sebenarnya nggak bisa menahan banyak-banyak air seni. 

Dilansir dari the List, kantung kemih cuma bisa menampung 2 cup air dengan nyaman. Kalau lebih dari itu, otak akan memerintahkanmu untuk pipis. 

Bayangkan kantung kemihmu seperti plastik yang berisi air. Ketika kamu berada di tengah kemacetan yang parah, kamu harus menahan lebih dari 2 cup air seni. Tapi, selama kamu terhambat di tengah jalan itu, kamu juga pasti membutuhkan air minum. 

Pertahanan otot pelvis harus cukup kuat untuk menahan agar 'pintu' kantung kemih tak terbuka. Otot pelvis kamu paksa untuk bertahan selama mungkin sampai kamu menemukan rest area atau WC umum. Kalau sekali dilakukan, menahan pipis mungkin masih nggak masalah. Tapi bayangkan kalau kamu menjadikan hal ini kebiasaan setiap kali mudik, cuma karena nggak mau turun naik kendaraan untuk pipis di pinggir jalan. 

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

UTI dan Gangguan Lainnya

Ilustrasi menahan pipis | via: businessinsider.com

Menahan pipis ternyata bis mengakibatkan masuknya bakteria ada saluran kencing. Gangguan ini disebut dengan Urinary Tract Infection (UTI). Nah, UTI ini juga bukan satu-satunya gangguan akibat dari menahan pipis. Tapi juga ada infeksi yang lebih parah, cramping, rasa sakit pada area saluran air kencing, dan lain sebagainya. 

Selain itu, menahan kencing juga bisa menimbulkan kerusakan atau hilangnya fungsi ginjal. Nah, kalau sudah merusak organ tubuh lain, pasti akan muncul penyakit yang lebih parah.