Lestarikan Budaya dengan Merawat Kulit

Ayu Kinanti diperbarui 09 Nov 2018, 15:15 WIB

Fimela.com, Jakarta Perempuan dan perawatan kecantikan adalah dua hal yang sangat erat dan tak bisa dipisahkan. Tapi yang kadang dilupakan, kecantikan tak hanya menyoal rupa. Beauty also comes from within. Yup, kecantikan fisik akan terlihat lebih sempurna jika diiringi oleh keelokan sikap.

Yang sering dilupakan, keelokan sikap setiap manusia juga dipengaruhi oleh budaya yang ia warisi dari generasi sebelumnya. Baik dari soal perawatan kecantikan hingga kebiasaan yang lain.

Brand perawatan kecantikan asal Korea, Sulwhasoo sangat peduli akan budaya. Sejarah terciptanya Sulwhasoo pun tak lepas dari budaya dan kebiasaan ibunda Sung Hwan Suh, founder Sulwhasoo.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Bekerjasama dengan Yayasan Sekar Kawung

Chandra Kirana-Founder of Yayasan Sekar Kawung and Dery G Waluyo - PR Sulwhasoo Indonesia/copyright Redaksi Fimela

Di Indonesia, Sulwhasoo yang bernaung di bawah perusahaan Amore Pacific juga ingin melakukan sesuatu dalam hal melestarikan budaya, khususnya budaya Indonesia. Dan di tahun 2018 ini, lewat yayasan Sekar Kawung, mereka ikut serta melestarikan kain tenun asal Sumba.

“Sulwhasoo tak hanya ingin mengangkat tradisi-tradisi yang ada di Korea saja, tapi juga di negara-negara tempat Sulwhasoo bernaung,” ujar Lilis Wahjuningsih, Brand Manager Sulwhasoo Indonesia.

Pilihan Sulwhasoo jatuh pada yayasan Sekar Kawung karena mereka memiliki visi dan misi yang sama. Sekar Kawung melestarikan kain tenun Sumba yang seluruh bahannya diambil dari alam. Proses pembuatannya pun adalah warisan budaya yang sudah turun-temurun. Tak ingin budaya ini menghilang, Sekar Kawung berusaha untuk menjembatani penenun kain dengan pembeli.

Komitment Sulwhasoo Donasi 100juta rupiah/copyright Redaksi Fimela

“Mereka (penenun) memiliki keterbatasan bahasa juga ilmu pemasaran. Tapi mereka memiliki talenta membuat kain tenun yang luar bisa, kami dari Sekar Kawung ingin menjembatani mereka. Kalau Sulwhasoo tujuannya ‘Culture for Your Beauty’ kalau kami ‘Culture for Your Prosperity’, “ ujar ibu Chandra Kirana, founder yayasan Chandra Kirana.

3 dari 3 halaman

Turut serta melestarikan tenun Sumba

Sulwhasoo Beauty from Your Culture Limited Edition Kit/copyright Redaksi Fimela

Sahabat Fimela juga bisa berperan dalam pelestarian kain Sumba ini dengan mendukung program CSR Sulwhasoo, Beauty From Your Culture. Caranya mudah, selama periode program, Sulwhasoo akan menyediakan paket khusus setiap pembelian First Essence Serum dan Ex Perfecting Cushion. Setiap pembelian product tersebut, kalian akan mendapatkan pouch cantik edisi khusus yang berisi traveling set. Semua penjualan paket tersebut akan didonasikan untuk yayasan Sekar Kawung.

Selain itu Sulwhasoo juga akan menghargai postinganmu di media sosial yang merepost video campaign atau ajakan untuk membantu program ini. Cukup lengkapi postingan kalian dengan hashtag #BeautyFromYourWithin dan #SulwasooID lalu tag ke akun @Sulwhasoo.indonesia dan @sekarkawung. Setiap postingan akan dihargai Rp100 ribu dan diberikan ke Yayasan Sekar Kawung.

Yuk merawat kecantikan sekaligus melestarikan budaya!