Vemale.com - Untuk ketiga kalinya di tahun ini, sebuah acara fashion bertajuk HighGlam Fashion Show, menghadirkan karya perancang–perancang berbakat Tanah Air.
Acara ini digelar di hotel Shangri-la Jakarta. Kini giliran karya Elda Naldy bertema Goddess Parade yang ditampilkan pada Rabu 26 November 2008 lalu.
Mempersembahkan 30 rancangannya dengan tiga sekuen, Gaun cocktail, Semicouture, dan Couture yang memperlihatkan garis feminitas khas Elga dengan inspirasi dari berbagai budaya Asia dan Timur Tengah yang terlihat dalam permainan material bahan.
Kain sari dari India dipadukan dengan keindahan songket Pandai sikek dan Silungkang Minangkabau untuk menghasilkan efek multi budaya yang dramatis.
[break] Elda juga mengkombinasikan berbagai jenis tekstil dan warna seperti renda, sulaman dengan benang emas dan motif batik khas Cirebon. Semua rancangannya mencerminkan gaya glamor berbungkus kekentalan etnik dan eklektikan bohemia yang merupakan ciri khas busana para putri keraton maupun perempuan–perempuan kelas maharani.
Kerumitan bordir, serta aplikasi payet dan kristal, motif cetak serta detail seperti ukiran lengkung, lintir, dan sulur traditional Indonesia dengan siluet ramping dari masing–masing rancangan, menguatkan kesan mahadewi yang ingin ditonjolkan. (vem/ana/meg)
[break] Elda juga mengkombinasikan berbagai jenis tekstil dan warna seperti renda, sulaman dengan benang emas dan motif batik khas Cirebon. Semua rancangannya mencerminkan gaya glamor berbungkus kekentalan etnik dan eklektikan bohemia yang merupakan ciri khas busana para putri keraton maupun perempuan–perempuan kelas maharani.
Kerumitan bordir, serta aplikasi payet dan kristal, motif cetak serta detail seperti ukiran lengkung, lintir, dan sulur traditional Indonesia dengan siluet ramping dari masing–masing rancangan, menguatkan kesan mahadewi yang ingin ditonjolkan. (vem/ana/meg)
What's On Fimela
powered by