Vemale.com - Tertawa merupakan salah satu pelepas stres yang cukup manjur, kilat, bahkan gratis. Dengan tertawa, Anda bisa mengurangi beban stres akibat pekerjaan yang overloaded. Dengan bercanda, Anda juga bisa melipatgandakan koleksi teman-teman dan membantu mereka (dan atasan Anda) untuk lebih rileks.
Selain itu, tertawa juga bisa membuat Anda merasa lebih baik dan hasilnya Anda pun jadi lebih produktif.
Bercanda di tempat kerja sangat membawa dampak dalam kehidupan karir Anda. Namun, sebelum mulai tertawa atau membuat orang lain tertawa, ada baiknya Anda simak beberapa aturan 'bercanda di kantor' berikut ini.
Hindari kemungkinan timbulnya konfrontasi saat bercanda. Jangan bicarakan tentang hal-hal sensitif, misalnya tentang perselingkuhan, kenaikan jabatan/ gaji, atau menyinggung tentang agama dan kepercayaan orang lain.
Selain itu, masalah seks juga bukan topik yang pantas untuk dibahas apalagi dibuat lelucon. Itu bisa membuat orang lain merasa risih dan membuat Anda dicap jelek oleh orang lain.
Jangan pernah membuat lelucon tentang orang lain di tempat kerja Anda, misalnya membicarakan karyawan baru yang botak, atau lainnya. Jika Anda tak biasa menahan mulut, ayolah, Anda harus melakukannya kali ini, demi reputasi Anda sendiri.
Lihatlah situasi dan karakter orang-orang sekitar Anda sebelum mengeluarkan joke. Ada orang-orang tertentu yang berkepribadian kaku dan bisa menganggap bahwa sikap canda Anda itu urakan, namun ada juga yang memiliki selera humor tinggi. So, be wise please!
Saat terbaik untuk melontarkan humor adalah saat senggang atau pada jam istirahat, bukan pada saat sibuk atau rapat (auuuch....!). Humor yang bikin tertawa bisa melemaskan otot kaku akibat duduk atau berjalan terlalu lama. (all4wo/meg)