Vemale.com -
Chantel bekerjasama secara serius dengan desainer Kate dan Laura Mulleavy juga key make up artist, James Kaliardos (for M∙A∙C) selama hampir 4 minggu lamanya untuk menciptakan desain full-sleeve, half-sleeve, juga neck tattoo, dengan nuansa futuristic tribe.
Pagi hari sebelum show dimulai, Chantel, yang mana merupakan expert dalam body painting, menghabiskan waktu 4 jam secara intens dengan tim 40 Hand painting artist guna menghasilkan body art yang sempurna. Setiap model desain dilukis dengan customized combination, dicocokkan dengan desain baju yang akan mereka kenakan pada show tersebut. [break] Beberapa lukisan tubuh ini dipresentasikan dalam 4 jenis full-sleeve, 1 lukisan leher dan 8 desain half-sleeve. Untuk kesempurnaan hasil yang diinginkan, Chantel merekomendasikan beberapa koleksi terbaik M∙A∙C juga alat–alat makeup-nya. "Application is key to creating a body-art look like this, so the brushes play an essential part," jelas Chantel.
Kali ini Chantel menggunakan PRO Micronized Airbrush in Black Black, Brush 252, Brush 242, PRO Mixing Medium/Alcohol Base, Liquidlast Liner in Point Black. Chantel juga menjelaskan, bahwa ide tattoo ini merupakan hasrat atau keinginan Kate dan Laura yang ingin merayakan make up sebagai seni yang tidak hanya bisa dilakukan pada wajah namun juga tubuh, sama halnya yang dilakukan di budaya India yang menggunakan henna.
Mereka (Kate dan Laura), ingin wanita melihat make up sebagai sebuah aksesoris untuk dikenakan, sama halnya seperti saat mereka mengenakan kalung dan gelang. (vem/ana/meg)
Chantel bekerjasama secara serius dengan desainer Kate dan Laura Mulleavy juga key make up artist, James Kaliardos (for M∙A∙C) selama hampir 4 minggu lamanya untuk menciptakan desain full-sleeve, half-sleeve, juga neck tattoo, dengan nuansa futuristic tribe.
Pagi hari sebelum show dimulai, Chantel, yang mana merupakan expert dalam body painting, menghabiskan waktu 4 jam secara intens dengan tim 40 Hand painting artist guna menghasilkan body art yang sempurna. Setiap model desain dilukis dengan customized combination, dicocokkan dengan desain baju yang akan mereka kenakan pada show tersebut. [break] Beberapa lukisan tubuh ini dipresentasikan dalam 4 jenis full-sleeve, 1 lukisan leher dan 8 desain half-sleeve. Untuk kesempurnaan hasil yang diinginkan, Chantel merekomendasikan beberapa koleksi terbaik M∙A∙C juga alat–alat makeup-nya. "Application is key to creating a body-art look like this, so the brushes play an essential part," jelas Chantel.
Kali ini Chantel menggunakan PRO Micronized Airbrush in Black Black, Brush 252, Brush 242, PRO Mixing Medium/Alcohol Base, Liquidlast Liner in Point Black. Chantel juga menjelaskan, bahwa ide tattoo ini merupakan hasrat atau keinginan Kate dan Laura yang ingin merayakan make up sebagai seni yang tidak hanya bisa dilakukan pada wajah namun juga tubuh, sama halnya yang dilakukan di budaya India yang menggunakan henna.
Mereka (Kate dan Laura), ingin wanita melihat make up sebagai sebuah aksesoris untuk dikenakan, sama halnya seperti saat mereka mengenakan kalung dan gelang. (vem/ana/meg)