Vemale.com - Semua pegawai pasti ingin bekerja dengan tenang dan memiliki bos yang ramah dan pengertian. Terkadang, harapan itu tidak dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan oleh para pegawai. Seringkali mereka dihadapkan dengan bos yang tidak 'berperikemanusiaan'.
Menjadi pegawai yang dibawahi oleh seorang bos yang pemarah dan cenderung menunjukkan emosi yang meluap-luap bukanlah hal yang menyenangkan. Seringkali para bawahan merasa stres dan dikejar-kejar dosa sekalipun tidak melakukan kesalahan.
Apakah Anda termasuk pegawai tidak beruntung yang memiliki bos galak? Jika Anda masih betah menjadi bawahannya, maka Anda harus dapat bertahan dengan beberapa kiat di bawah ini.
Tetap Tenang
Sebesar apapun emosi atau kemarahan yang dilakukan oleh bos, selama tidak mengancam jiwa Anda, tetaplah tenang. Tetap kerjakan tugas Anda dan jangan membalas kelakuan si bos dengan marah atau mengeluarkan caci maki. Jika Anda sampai membalas kelakuannya, efek terkecil adalah Anda dimarahi si bos. Sedangkan efek yang lebih besar, Anda bisa saja dipecat dan reputasi Anda menjadi buruk.
Tunjukkan Profesionalisme
Sebagai seorang pegawai, Anda dituntut untuk selalu tampil profesional, sekalipun memiliki bos yang galak. Di saat Anda harus berhadapan dengan si bos, entah itu rapat atau memberi laporan, lakukan dengan sikap layaknya profesional. Meskipun Anda menaruh dendam atau rasa tidak suka, tetap tunjukkan performa kerja terbaik Anda. Berbicaralah dengan nada suara yang netral, tidak perlu ragu untuk tersenyum demi mencairkan suasana.
Jangan Terpengaruh
Tetaplah bekerja sekalipun bos Anda sedang marah-marah di ruangannya. Kerjakan semua yang menjadi tugas Anda. Pastikan semuanya telah sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh kantor Anda. Sebisa mungkin selesaikan tugas-tugas Anda tepat waktu. Tetap kemukakan ide-ide cemerlang Anda pada saat rapat dengan klien. Usahakan tidak ada hasil kerja yang bisa menimbulkan kemarahan bos.
Katakan Saja
Bila Anda memang merasa terganggu dengan ketegangan di kantor, katakan saja secara empat mata kepada bos Anda. Pilih suasana yang tepat, di saat emosi bos Anda sedang baik. Jika bos Anda marah di saat rapat atau diskusi, jangan sungkan untuk mengatakan bahwa masalah yang sedang dibahas hanya bisa diselesaikan dengan kepala dingin.
Minta Bantuan
Menceritakan kelakuan bos yang suka marah-marah kepada orang lain terlihat seperti mengadu atau Anda terkesan sebagai pegawai yang kurang tangguh. Tetapi jika Anda sudah tidak tahan dengan kelakuan bos Anda, mintalah bantuan bagian Sumber Daya Manusia. Jika memang bos Anda memiliki banyak laporan akan tabiat buruknya, bisa jadi perusahaan memiliki kebijaksanaan sendiri untuk menyelesaikan masalah ini. [initial]
10 Tanda Bos Lagi Naksir Kamu
Bos Kamu Masuk Kategori Bos Seperti Apa? (vem/wsw)