Get Over Anything

FimelaDiterbitkan 04 Mei 2011, 12:00 WIB
Vemale.com - Ayo, temukan jurus melawan segala hambatan mental, mulai dari pikiran negatif, rasa malas, dan pesimis yang kerap menghalangi saat kita mulai menjalani gaya hidup sehat. FITNESS siap membagi rahasianya untuk Anda. Sikap Negatif: "Berat badan saya tak kunjung turun, kalau begitu berhenti berolahraga saja!" Optimis: "Jarum timbangan ini sedang bergerak turun!" Tetap cintai timbangan Anda. Jangan ragu untuk sesering mungkin naik ke atas timbangan untuk menimbang bobot. Karena sebuah penelitian di University of Minnesota, AS yang melibatkan 3026 responden, membuktikan mereka yang lebih sering menimbang, dalam waktu dua tahun mampu menurunkan berat badannya lebih banyak dibandingkan yang tidak rutin menimbang bobot. Riset ini merekomendasikan jadwal menimbang setiap hari, meski paling tidak menimbang badan seminggu sekali juga bisa membawa manfaat. Rahasianya, "Karena menimbang badan secara rutin dan memantau perkembangannya dapat menjaga motivasi kita dalam berolah tubuh," ujar Kim H. Miller Ph.D, profesor dari University of Kentucky, AS. Selain menimbang badan, tambah Miller, menjaga motivasi juga dapat dilakukan dengan cara memuji diri sendiri dan menikmati keadaan saat Anda merasa beberapa busana mulai terasa longgar. Nikmati saat Anda tidak mudah merasa lelah saat berbelanja. Atau melakukan aktivitas seperti jalan kaki dan naik tangga tak terengah-engah. Rasakan tubuh yang makin kuat dan tak mudah sakit sebagai keuntungan yang Anda raih berkat kerja keras di gym. Do: Perbaiki rutinitas Anda "Saat bobot tubuh Anda menurun, maka metabolisme juga berubah untuk mengakomodasi ukuran tubuh yang lebih kecil. Maka Anda juga harus mengubah rutinitas yang ada di program pelangsingan demi menjaga tubuh tetap mampu merespons perubahan dan terus mengusir lemak tentunya," tegas Miller. Misalnya. Pada pola diet dan olah tubuh. Jika Anda sudah membatasi asupan makanan di awal program (sekitar 1.500 kalori per hari), namun meski bobot sudah menurun, jangan hentikan kebiasaan tersebut. Tapi naikkanlah intensitas latihan atau tambah waktu latihan dari biasanya. Cara ini tidak hanya membakar kalori lebih banyak, tetapi juga akan meningkatkan kapasitas kardio Anda. Seiring meningkatnya kapasitas kardio, maka Anda pun makin kuat bertahan lama di gym atau kelas. Percepat kayuhan pada sepeda statis, percepat lari Anda atau tambah porsi gerakan loncat Anda. Bisa dong? Sikap Negatif: "Saya nggak kuat melakukan satu repetisi lagi: Optimis: "Biceps saya makin keren saja!" Saat merasa sangat lelah dan malas mengolah tubuh, Anda butuh suntikan tenaga? Gampang, ingat segera fakta dari penelitian Waikato Institute of Technology, New Zealand berikut ini: Latihan beban efektif meningkatkan kekuatan otot Anda hingga 8%. Kabar gembira lain adalah: Anda bisa mendongkrak level energi hingga 12%. Ayo, saat lelah tiba-tiba menyerang di tengah sesi olah tubuh Anda, coba bayangkan otot sempurna yang bakal Anda dapat bila menambah satu repetisi lagi. "Imajinasi mental bisa membantu mengaktifkan unit-unit motor tambahan," jelas Brad Hatfield Ph. D. Mari, tambah repetisi latihan, ya! Do: Turunkan Beban Jika Anda benar-benar tidak sanggup lagi, gunakan beban yang lebih ringan. Kurangi beban sebanyak 10% agar Anda bisa menyelesaikan seluruh kewajiban angkat beban hari itu. "Menyelesaikan seluruh repetisi yang telah direncanakan itu penting karena melakukan gerakan hingga dua atau tiga repetisi lebih efektif 46% dibanding jika Anda hanya melakukan satu set saja," tegas Juan Carlos Santana, Direktur Institute Human Performance Gym di Florida. Sikap Negatif: "Berlari dua kilometer, ah saya pasti tidak kuat!" Optimis: "Hei, lelaki di treadmill sebelah sangat mirip Brad Pitt." Yup, jika Anda lelah dan merasa tak mampu menyelesaikan kilometer berikutnya di sesi olahraga lari pagi ini, maka cara terbaik adalah mengalihkan perhatian kepada hal-hal yang ada di sekeliling kita, demikian saran Alan St. Clair Gibson Ph.D, M.D., dari Northumbria University, Inggris. Jadi, jika Anda sangat merasa lelah, tidak ada salahnya mencoba menikmati pemandangan sekitar, termasuk, ehm, pria-pria keren yang juga sedang berolahraga. "Memang cara ini pasti akan membuat kecepatan lari Anda berkurang, tapi tak masalah karena yang terpenting Anda mampu melanjutkan sesi hingga selesai," imbuh Gibson. Do: Pecah dan Taklukkan Untuk pemula, pecah sesi jogging Anda menjadi sesi berjalan dan berlari. Berlari pada seperempat jarak, berjalan setengahnya, dan akhiri dengan berlari. Saat kemampuan fisik Anda meningkat, kurangi porsi berjalan Anda sesuai kemampuan, hingga akhirnya Anda mampu melahap dua kilometer dengan berlari. Sikap Negatif: "Lutut saya cedera, tampaknya harus absen olahraga selama sebulan nih" Optimis: "Kelas pilates, saya datang!" Cedera? Jangan hentikan acara olah tubuh. Karena tubuh Anda akan mulai kehilangan kebugarannya jika berhenti berolahraga selama tiga hari. "Cari cara untuk bisa melatih tubuh tanpa harus melibatkan bagian yang cedera," saran Trent Petrie Ph.D, Direktur Center for Sport Psychology University of Nort Texas. Tak bisa berlari akibat lutut sakit? Lakukan pilates. Tak bisa angkat beban? Lakukan saja latihan penguatan otot perut. Do: Segera cari pengganti Cedera lutut Anda cukup parah, sehingga bergabung di kelas dansa pun Anda tidak mampu. Jangan khawatir, instruktur Anda pasti tahu cara latihan ekstra ringan yang bisa dilakukan hingga cedera itu sembuh. Jogging di air, berjalan santai dan lain-lain. Lutut Anda terlalu sakit untuk itu? Lakukan saja olahraga yang melatih tubuh bagian atas, seperti menggunakan handcrank di gym. Sikap Negatif: "Kelas RPM dan Body Combat tampaknya terlalu berat buat saya" Optimis: "Hmm, sepertinya peserta kelas itu tidak lebih tangguh daripada saya," "Biasanya kita takut kepada hal-hal yang belum kita ketahui," papar Petrie. "Jadi coba dahulu!" Kuncinya, jangan hanya mengamati atau mencoba di tengah-tengah, tetapi ikuti proses sejak awal hingga akhir. Dan, umumnya Anda akan menemukan bahwa sebuah jenis olahraga itu tidak seberat yang dikira sebelumnya. Tambahan kepercayaan diri akan meningkat bila ternyata Anda sanggup mengikuti sesi hingga tuntas. Dengan begitu, di lain hari tak akan timbul keraguan lagi dalam hati Anda. Do: Sesuaikan dengan kemampuan "Satu hal paling menarik dari kelas RPM atau bersepeda statis adalah Anda melawan diri sendiri," ujar Kimberly Flower, instruktur dari YAS Fitness Center California, AS. "Cobalah sesuai keinginan Anda, jika merasa terlalu berat, tinggal menurunkan tingkat resistance." Sikap Negatif: "Latihan di rumah? Benar-benar membosankan." Optimis: "Tak ada tempat senyaman rumah, juga untuk berolahraga." Masalah biaya ataupun soal waktu janganlah jadi penghalang bagi Anda untuk mengolah tubuh. Karena olahraga di rumah juga bisa efektif membentuk tubuh impian. Syarat pertama, identifikasilah hal-hal yang bisa memompa semangat Anda bangun dari sofa, karena biasanya penyakit malas sangat gampang menyerang saat berada di rumah. Hal penting efektif tentu impian punya tubuh indah itu sendiri. "Kemudian buatlah rencana, untuk menjaga Anda tetap berkomitmen pada program olah tubuh," ujar Petrie. Dalam rencana itu, masukkan hal-hal kecil seperti wajib menggunakan pakaian olahraga, menyusun jadwal secara tertulis, atau bisa juga mengundang rekan Anda untuk berolahraga bersama pada hari-hari tertentu. Do: Sewa Personal Trainer Jika Anda mempunyai kelebihan dana, menyewa jasa personal trainer (PT) ke rumah bisa jadi cara yang sangat efektif. Karena dengan memakai PT, program olah tubuh Anda bisa lebih terprogram. Sang PT akan menyusun program yang terbaik sesuai kemampuan dan perkembangan fisik And. Dan PT juga bisa memotivasi Anda dalam menuntaskan latihan fisik. Sikap Negatif: "Berlatih cardio di treadmill lebih dari 30 menit adalah siksaan" Optimis: "Siapa yang akan tereliminasi minggu ini di Indonesia mencari bakat?" "Supaya latihan cardio di treadmill berjalan asyik, bebas rasa bosan, cobalah berlatih sambil melakukan hal-hal yang Anda suka, misalnya menonton televisi atau mendengarkan musik favorit lewat headphone," Petrie memberi tips jitu. Teknik ini bisa membuat Anda 'lupa diri' Waktu latihan 30 menit pun bisa terlewatkan karena Anda terus berjalan ataupun berlari di treadmill hingga acara favorit selesai. Do: Berlatih keras di awal Rencanakan program mingguan latihan cardio Anda dalam grafik menurun. Maksudnya taruh latihan berat di awal minggu dan latihan yang paling ringan di akhir minggu. Karena menurut studi dari Exercise Science di University of New Jersey, AS, latihan cardio berintensitas tinggi yang diikuti dengan intensitas lebih rendah akan membakar lemak lebih banyak. Selain itu, stres pun hilang! Sikap Negatif: "Saya tidak punya sisa tenaga lagi untuk olahraga setelah seharian bekerja" Optimis: "Hanya 10 menit, saya pasti bisa!" "Ada perbedaan antara kelelahan mental dengan kelelahan fisik," ujar Miller. "Rahasianya, melakukan sesuatu yang bersifat fisik ternyata bisa memerangi kelelahan mental." Jadi, jika Anda merasa lelah usai kerja padahal program latihan menunggu, paksakan diri untuk latihan meski hanya 10 menit. Karena biasanya setelah 10 menit berjalan, Anda akan punya semangat dan tenaga untuk melakukan keseluruhan program. Bagi yang sering bergerak bukan rahasia lagi olah tubuh bisa menimbulkan rasa segar. Secara ilmiah telah terbukti berolahraga mampu merangsang level hormon endorphin membuncah. Efeknya, Anda akan merasa senang dan bahagia. Mudah, kan memerangi kelelahan mental? Lagipula kelelahan mental yang tidak ditangani dapat menimbulkan masalah mental lainnya yang lebih serius. Seperti stres berat atau bahkan depresi. Jadi, jangan jadikan lelah sebagai alasan 'kabur' dari jadwal olah tubuh ya? Do: Bujuk diri sendiri Pilih gym yang berada di jalur Anda pulang kantor. Karena biasanya meski malas dan memutuskan untuk pulang, akan lebih gampang membujuk diri Anda sendiri untuk latihan saat melintas di tempat gym itu. Selain itu, siapkan alat-alat yang bisa memacu olah tubuh meski Anda sudah sampai rumah. Misalnya memutar DVD dance aerobic atau membiarkan karpet yoga tergelar di kamar Anda. Taruh dumbel di samping sofa ruangan keluarga bukan die buruk. Jika Anda tergoda bermalasan menonton TV, otomatis tangan Anda meraih dumbel.[initial] Source: Fitness Edisi Oktober 2011, Fitness Halaman 61 (Fitness/bee)
What's On Fimela