Iklan Bergambarkan Payudara Ini Menyebabkan 500 Kecelakaan Dalam 24 Jam

Fimela diperbarui 16 Okt 2014, 11:40 WIB

Beberapa dari kita mungkin jarang memperhatikan iklan yang terpampang di pinggir-pinggir jalan. Kecuali, iklan dengan ukuran besar yang yang kadang kita juga jarang memperhatikannya. Namun, jika ada iklan yang bergambarkan hal-hal aneh, tidak sedikit dari kita yang memperhatikannya dan bahkan sampai hilang kendali saat berkendara.

The power of boobs. Sama halnya dengan Advertising Agency Sarafan di Moscow ini yang menyebabkan terjadinya 500 kecelakaan dalam 24 jam. Bagaimana tidak, advertising campaign memasang iklan bergambarkan seorang wanita yang memegang cup payudaranya dengan ukuran yang besar di bagian samping truk, dilansir dari www.dailymail.co.uk

Truk tersebut berjalan di sekitar ibukota Rusia. Dari gambar iklan yang terpampang, Anda tentu tahu siapa yang akan melongo melihat gambar tersebut. Yups, para pengendara pria yang melongo melihatnya meski mereka merasa terganggu dengan pemandangan iklan tersebut. Dan dilaporkan terjadi sekitar 517 kecelakaan akibat iklan dengan gambar payudara yang bertuliskan 'They Attract'. Polisi pada akhirnya mengirim patroli untuk mengamankan dan menyita iklan yang bersifat cabul yang menyebabkan banyak kecelakaan itu.

Seorang pengendara 35 tahun, Ildar Yuriev, mengatakan, "Saya sedang dalam perjalanan ke pertemuan bisnis ketika aku melihat truk ini dengan foto besar payudara pada sisinya berlalu. Lalu saya ditabrak oleh mobil di belakang yang mengatakan dia telah terganggu oleh (gambar) truk. Itu membuat saya terlambat dan meninggalkan mobil saya di garasi, dan meskipun saya diasuransikan, saya masih mengeluarkan biaya."

Sementara itu, juru bicara Advertising Agency Sarafan, yang menyelenggarakan promosi tersebut mengatakan bahwa berencana untuk membawa format iklan baru ke pasar, mendorong perusahaan untuk menempatkan iklan mereka di sisi truk. Karena, mereka pikir akan menjadi alternatif yang baik untuk menempatkan mereka di sisi angkutan umum. Dan dalam kasus kecelakaan tersebut, Advertising Agency Sarafan akan memberikan biaya ganti rugi kepada semua pemilik mobil yang menjadi 'korban iklan'.

Mungkin, Advertising Agency Sarafan berniat baik untuk membawa format iklan yang lebih dekat dengan masyarakat. Namun, apa mau dikata, niat baik tersebut justru menjadi malapetaka bagi mereka dengan menyebabkan ratusan kecelakaan.

(vem/riz)