Akibat Manikur Sembarangan, Kuku Gadis Ini Harus Diangkat dan Dioperasi

Fimela diperbarui 19 Mar 2015, 11:20 WIB

Seorang model pakaian dalam asal Rusia mengalami pengalaman buruk saat melakukan manikur, jarinya terluka karena peralatan manikur yang kotor.

Seperti dilansir dari dailymail.co.uk, seorang wanita bernama Maria Lomovskikh, (20), harus menjalani operasi pengangkatan kedua kukunya, karena rusak parah setelah menjalani proses manikur pada sebuah salon kecantikan di Voronezh, Rusia.

Jari Maria bengkak dan mengalami pendarahan. Maria mengajukan komplain kepada terapis Anastasia Kretova yang memanikur dirinya, . Ia menyebut Anastasia memberikan pelayanan yang buruk dan tidak profesional.

Dirinya juga mengklaim jika Anastasia, tidak berhati-hati saat memanikur dirinya, sehingga kulitnya tergores saat kukunya dikikir. Menurut Maria, peralatan manikur yang digunakan seperti kikir, sangat kotor seperti tidak pernah dibersihkan.

Maria pulang ke rumah dengan dua jarinya yang berdarah. Dia kemudian pergi ke rumah sakit, dan didiagnosis mengalami peradangan bernanah akut di kedua kukunya. Sehingga harus menjalani operasi pengangkatan kuku.

Igor Korotkiy, seorang ahli bedah yang mengoperasi Maria, mengatakan jika operasi itu harus dilakukan, karena jari-jari model cantik itu rusak parah pada bagian kuku.

Kejadian ini juga berpengaruh buruk terhadap karir Maria sebagai seorang model. Ia menuntut salon kecantikan tersebut sehingga Anastasia dikenai denda 30 poundsterling atau sekitar Rp 584 ribu, yang akan dikurangi dari gajinya.

Akibat insiden buruk ini, Maria kehilangan tiga pekerjaannya sebagai model, karena jarinya menjadi cacat tanpa kuku.

Maka dari itu Ladies, berhati-hatilah dalam memilih salon kecantikan untuk melakukan manikur. Lebih baik Anda melakukan perawatan secara alami atau tradisional. Selain aman, perawatan alami juga terbilang terjangkau.

(vem/chi)
What's On Fimela