Pamer Bulu Ketiak, Wanita Ini Dihujat Tapi Juga Dipuji Netizen

Fimela diperbarui 09 Sep 2016, 13:40 WIB

Sebuah foto seorang wanita baru-baru ini membuat geger dunia maya, alasannya simpel, karena ia pamer bulu ketiak lebat. Kamu mungkin akan merasa aneh melihat seorang wanita dengan rambut ketiak lebat.

Tapi apanya yang salah, toh semua wanita pasti punya bulu ketiak kan? Ini jugalah yang coba dijelaskan oleh Laura De dalam akun Facebooknya. Gadis asal Perancis ini sengaja membiarkan rambut di ketiaknya tumbuh lebat alami dan kemudian berfoto dengan mengangkat lengannya.

Foto yang diambil oleh otografer Florence Lecloux ini menuai lebih dari tujuh ribu komentar netizen dan lebih dari dua ribu share. Dalam foto tersebut tertulis caption "Shooting contre le Bodyshaming" yang berarti pemotretan melawan tindakan mempermalukan tubuh.

Seperti yang sudah diduga, kebanyakan respon yang datang selalu bernada negatif. Hal ini membuktikan bahwa kebanyakan orang pasti akan terbawa tradisi mempermalukan dan menjelekkan tubuh orang lain, terutama wanita. Mereka mencoba mengajarkan apa yang seharusnya dilihat sebagai "standar cantik" untuk wanita.

Laura mendapat banyak sekali komentar pedas dan tak enak didengar seperti misalnya 'menjijikkan', 'tak tahu malu', 'babi', 'mati saja', dan lain sebagainya. Banyak sekali komentar dengan kata-kata kasar, bahkan ada juga komentar bernada mengancam akan membunuhnya.

Namun tak lama, ia pun mendapat banyak dukungan dari komunitas feminis yang melawan komentar negatif yang ditujukan padanya. Beberapa minggu kemudian Laura memposting foto lainnya yang sama, memperlihatkan bulu ketiak lebatnya, bersama dengan penjelasan mengapa ia melakukan hal ini.

Dalam penjelasannya ia mengatakan bahwa tak mengejutkan jika satu hal kecil tentang tubuh wanita bisa jadi hal besar yang membuat banyak orang terusik. Ia memutuskan melakukan apa pun yang ia suka dengan tubuhnya, termasuk tidak mencukur bulu ketiak. Mengapa wanita tak bisa melakukan hal sesuka hatinya? Laki-laki tak pernah mendapat kecaman ketika mereka membiarkan bulu ketiaknya tumbuh.

Bahkan di Belgia dan Perancis (tempatnya tinggal saat ini), negara yang menjunjung tinggi kebebasan dan kemerdekaan setiap warganya, akan menghakimi dengan keras seorang wanita yang tak mencukur bulu ketiaknya. Bukankah wanita juga punya hak sama dalam hal kemerdekaan tentang tubuhnya?

Selama ini kita hidup dalam stereotype dan penilaian yang sengaja dibentuk untuk mengontrol seperti apa wanita sebaiknya. Ia tak ingin hal ini membatasinya. Beberapa minggu kemudian ia memposting foto ketiaknya yang sudah gundul. Ia mengatakan, bukan karena penilaian orang ia mencukurnya, tapi karena alasan pribadi.

"Terkadang aku mencukur, terkadang tidak, ini adalah pilihanku sendiri. Aku harap setiap orang mencintai tubuhnya dan tidak menilai siapapun secara negatif. Tubuhku adalah pilihanku." ujarnya dalam foto tersebut.

Semoga hal ini bisa membuatmu lebih mencintai tubuhmu sendiri ya ladies. Dan mengapa harus menghakimi tubuh orang lain ketika seharusnya kamu menghargai tubuhmu dan tubuh orang lain?

(vem/feb)