Review: Novel True Stalker Karya Sirhayani

Fimela diperbarui 19 Mar 2018, 19:30 WIB

Judul: True Stalker
Penulis: Sirhayani
Penyunting: Juliagar R. N.
Penyunting Akhir: Agus Wahadyo
Penata Letak: Didit Sasono
Desainer Cover: Budi Setiawan
Diterbitkan pertama kali oleh: mediakita

Lo udah tahu kelakuan gue di sekolah. Satu cara supaya gue bisa tahu kalau lo beneran tutup mulut. Mulai hari ini lo jadi cewek gue!

Nama gue, Adiba Ayudia. Gue kelas X SMA. Hari-hari gue berjalan biasa aja: rumah, sekolah, belajar, maen bareng temen... dan stalking kakak kelas ganteng.

Yap, gue adalah stalker sejati. Jika dibilang itu sebuah hobi? Mungkin.
Dan, hobiku itu menjadi awal dari bencana..

***

Ketua OSIS memang selalu jadi sorotan di sekolah. Apalagi kalau sosoknya ganteng dan juga selalu bersikap baik pada adik-adik kelasnya, duh bikin kepincut banget kan? Inilah yang juga dirasakan oleh Diba. Sosok Agam yang begitu karismatik membuatnya jatuh hati. Diba pun sering diam-diam mengikuti akun media sosial Agam. Dengan kata lain, ya Diba adalah pengagum rahasia Agam.

Tapi siapa sangka karena sebuah kejadian, Diba malah dipaksa Agam untuk jadi ceweknya. Agam meminta Diba jadi pacarnya dengan maksud agar Diba tak membocorkan rahasia yang bisa membahayakan citranya sebagai seorang role model di sekolah. Mau tak mau, Diba pun mengiyakan saja.

Namun, masalah demi masalah muncul. Diba sering malah digoda oleh teman-teman Agam. Khususnya Ghali yang sering membuat Diba ketakutan bahkan gemetar setiap kali bertemu. Belum lagi dengan kedekatan Agam dan Agatha yang tampaknya tak biasa, masalah yang muncul makin runyam saja.

"Stalker sejati itu nggak bakalan berkoar-koar di sosmed. Mereka cukup jadi pengamat dan nggak dengan mudahnya nge-judge orang lain," katanya.
(hlm. 59)



Siapa sangka ternyata ada masa lalu yang cukup mengejutkan yang kemudian terungkap satu per satu. Terlebih dengan nasib dan kelanjutan kisah Diba dan Agam yang sulit untuk ditebak. Yang awalnya cuma pacaran pura-pura, apakah mereka bisa benar-benar saling cinta dan melanjutkan hubungan? Atau malah memilih untuk mengakhiri semua agar tak ada lagi yang tersakiti?

Novel ini memiliki cerita yang khas anak-anak remaja. Dari yang naksir-naksiran, jadi pengagum rahasia, stalking akun medsos gebetan, merasakan jatuh cinta, cemburu, menemukan jati diri, belajar dari kesalahan, dan menetapkan pilihan. Ditulis dengan bahasa yang ringan, membaca novel ini seakan membawa kita kembali ke zaman kita masih memakai seragam putih abu-abu.



Selain soal cinta, yang menarik dari novel adalah rutinitas dan kesibukan para tokohnya yang tergabung dalam OSIS. Buat yang pernah jadi anggota OSIS, akan ada perasaan nostalgia yang muncul dengan semua warna-warninya. Meski judulnya True Stalker, tapi yang diceritakan di novel ini tidak berfokus pada kegiatan stalking. Tapi lebih pada lika-liku kisah cinta anak-anak remaja dengan semua dilemanya.

Buat yang butuh bacaan yang ringan dan menghibur, True Stalker bisa jadi novel yang tepat untuk dinikmati. Kita akan diajak ikut gemas sendiri dengan interaksi Diba dan Agam yang penuh hal-hal tak terduga. Dan ending-nya pun bikin senyum-senyum sendiri, deh.





(vem/nda)