Monica Ivena, Desainer Couture Indonesia Tembus Pasar Fashion Shanghai

Fimela diperbarui 25 Jun 2018, 14:00 WIB

Monica Ivena biasanya lebih dikenal sebagai desainer gaun pengantin. Wanita yang memulai pendidikan fashionnya di Raffles Design Institute Singapore itu sudah berkecimpung di dunia bridal fashion sejak tahun 2012 silam.

Namun di tahun ini, Monica memutuskan melebarkan sayapnya ke dunia couture. Tak tanggung-tanggung, Monica langsung bersanding dengan 6 desainer mancanegara seperti Frederick Lee (Singapore), Atelier Igor Todorovic (Serbia). Ines Atelier (Serbia), Zvonko Markovia (Serbia) dan Maxhosa by Laduma (Afrika Selatan).


Penampilan Monica Ivena di Shanghai ini bukannya tanpa perjuangan, Ladies. Sebelumnya, rancangannya harus dikurasi terlebih dahulu. Jika dianggap layak, barulah panitia mengirimkan undangan untuk menjadi bagian dari perhelatan fashion international itu.


Untuk debut couturenya, Monica Ivena menampilakan rancangan dengan tema “Starbie”. Monica menampilkan koleksi busana yang feminin, chic, riang dan cantik ala boneka Barbie. Namun ia juga menambahkan karakter perempuan dengan jiwa yang kuat dan berjiwa layaknya seorang bintang.

“Saya ingin menampilkan sesuatu yang beraroma masa kini, feminin, sekaligus strong,” demikian ungkap Monica dari rilis yang diterima oleh Vemale.com.

15 busana yang didesain monica terbuat dari variasi bahan chiffon yang lembut dan tulle. Padanan warna pink lembut dikombinasikan dengan warna hitam yang kuat memnjadikan koleksi “Starbie” sesuai dengan konsep yang diusungnya. Selain itu Monica juga menambahkan sentuhan warna emas untuk memberikan kesan mahal dan glamour. Semua koleksi “Starbie” juga menunjukkan ciri khas Monica, yaitu potongan rok yang bervolume, mengembang, bertumpuk dan lebar.


Untuk melengkapi koleksi busananya, Monica bekerjasama dengan desainer aksesori ternama Rinaldy Yunardi. Karya Monica Ivena mendapatkan apresiasi positif di kalangan penikmat fashion di Shanghai. Semoga prestasi Monica bisa menjadi inspirasi desainer-desainer muda untuk tetap berkarya dan menembus pasar dunia ya.

(vem/kee/ivy)