Apakah Anak Punya Kepribadian Introvert? Kenali 7 Tandanya Yuk!

Fimela diperbarui 24 Apr 2018, 19:30 WIB

Anak introvert nggak selalu anak yang pemalu. Jangan sampai kita sebagai orangtua malah menghakimi atau menyudutkan anak yang memiilki karakter atau kepribadian introvert. Penting untuk mengenal pribadi anak lebih dalam agar nantinya ia bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.

Kepribadian ekstrovert memiliki perbandingan tiga banding satu melebihi introvert. Para orang tua yang memiliki anak dengan kepribadian introvert harus berusaha lebih keras, karena jika tidak, tekanan sosialnya akan lebih besar ketika anak tersebut tumbuh dewasa.

Dilansir dari yourtango.com, Jumat (20/4/2018), berikut ini adalah beberapa tanda anak Anda akan tumbuh dengan kepribadian yang introvert. Penasaran?

1. Ia menghindari kontak mata dan interaksi dengan orang lain
Karena bertemu orang baru berarti menguras tenaga bagi anak dengan kepribadian introvert. Ketahuilah bahwa perilaku ini tidak datang karena mereka bermaksud untuk tidak sopan, tapi mereka berusaha melindungi diri dari intimidasi dan rasa malu.

2. Ia merasa malu atau marah setelah menjalani hari yang sibuk
Hari sibuk benar-benar dapat menguras tenaga dari seorang anak dengan kepribadian introvert. Jika Anda sebagai orang tua memiliki waktu untuk melibatkannya dalam banyak interaksi sosial, pastikan bahwa anak dengan kepribadian introvert ini juga bisa mendapatkan waktu yang tenang sebelum dan setelahnya.
 
3. Ia sering berbicara dengan diri sendiri atau mainan favoritnya
Anak dengan kepribadian introvert cenderung lebih tenang daripada anak-anak lain sebayanya yang memiliki kepribadian ekstrovert. Jangan terkejut jika anak Anda sering berbicara dengan dirinya sendiri atau mainan favoritnya.

4. Ia lebih suka bermain sendiri daripada dengan anak lain
Seorang anak dengan kepribadian introvert lebih suka menggunakan imajinasi mereka sendiri, daripada harus berinteraksi dengan orang lain.

5. Ia berpegang pada beberapa teman yang sangat dipercayanya
Ya, seorang anak yang introvert juga membutuhkan teman. Teman-teman inilah yang akan membantunya membentuk ikatan yang dalam.

6. Ia enggan mencoba hal-hal baru
Karena pengalaman baru cenderung melibatkan banyak interaksi dengan orang dan tempat baru, anak dengan kepribadian introvert tidak akan tertarik untuk melakukan hal tersebut. Ia akan lebih memilih tetap pada situasi yang dikenalnya dan membuatnya merasa nyaman.

7. Ia kesulitan mengekspresikan emosi
Seseorang dengan kepribadian introvert cenderung memproses emosinya secara internal, sehingga ia akan sulit membicarakannya dengan orang lain. Jangan memaksanya, beri tahu padanya bahwa Anda selalu ada jika ia membutuhkan seseorang.

Anak introvert pun memiliki banyak kelebihan dan kekuatannya sendiri. Di sinilah kita sebagai orangtua harus berperan lebih aktif untuk bisa menemukan potensinya dan membantunya mengembangkan kemampuannya dengan lebih baik lagi.

Sumber: Liputan6.com





(vem/nda)
What's On Fimela