Sukses

FimelaMom

Kapan Waktu Ideal Cara Aman Kembali Berolahraga Setelah Melahirkan?

ringkasan

  • Kembali berolahraga setelah melahirkan harus dilakukan secara bertahap dan selalu diawali dengan persetujuan dokter, dengan waktu mulai yang bervariasi tergantung jenis persalinan.
  • Olahraga pasca melahirkan memberikan banyak manfaat fisik dan mental, seperti peningkatan energi dan pengurangan stres, dengan pedoman umum 150 menit aktivitas aerobik intensitas sedang per minggu.
  • Pilih jenis olahraga yang aman seperti jalan kaki dan Kegel, perhatikan kondisi khusus seperti diastasis recti, dan hindari aktivitas berdampak tinggi di awal pemulihan.

Fimela.com, Jakarta - Setelah melewati fase melahirkan yang penuh perjuangan, banyak Sahabat Fimela yang ingin segera kembali bugar dan aktif seperti sedia kala. Proses kembali berolahraga ini memerlukan pendekatan yang hati-hati dan bertahap demi kesehatan optimal.

Mengembalikan kebugaran fisik pasca melahirkan bukan hanya tentang penampilan, tetapi juga penting untuk kesejahteraan mental dan energi harian. Namun, setiap ibu memiliki perjalanan pemulihan yang unik dan tidak bisa disamakan.

Oleh karena itu, memahami panduan yang tepat mengenai cara aman kembali berolahraga setelah melahirkan sangat krusial. American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) dan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) telah menyediakan rekomendasi penting.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Mulai Berolahraga Pasca Melahirkan?

Keputusan untuk memulai kembali aktivitas fisik setelah melahirkan harus selalu diawali dengan konsultasi bersama penyedia layanan kesehatan Anda. Dokter kandungan atau bidan akan melakukan evaluasi klinis menyeluruh untuk memastikan tidak ada kondisi medis yang menghalangi Anda berolahraga.

Bagi Sahabat Fimela yang menjalani persalinan normal tanpa komplikasi, umumnya aman untuk mulai berolahraga ringan beberapa hari setelah melahirkan atau segera setelah Anda merasa siap. Aktivitas seperti jalan kaki santai dan peregangan lembut bisa menjadi langkah awal yang baik.

Namun, jika Anda melahirkan melalui operasi caesar atau mengalami komplikasi, waktu pemulihan akan lebih panjang. Operasi caesar merupakan operasi besar yang membutuhkan setidaknya enam minggu, bahkan mungkin lebih lama, untuk penyembuhan optimal. Diskusikan dengan dokter Anda mengenai jadwal yang paling tepat untuk memulai program olahraga.

Beberapa ahli menyarankan untuk menunggu minimal 12 minggu sebelum kembali ke latihan intensitas tinggi seperti lari atau angkat beban setelah operasi caesar. Meskipun demikian, jalan kaki ringan tetap dianjurkan karena dapat membantu mempercepat penyembuhan dan mencegah pembekuan darah.

Berbagai Manfaat dan Pedoman Umum Olahraga Pasca Melahirkan

Olahraga teratur setelah melahirkan menawarkan segudang manfaat, baik untuk fisik maupun mental Sahabat Fimela. Aktivitas fisik dapat meningkatkan kebugaran kardiovaskular serta membantu menguatkan dan mengencangkan otot perut yang kendur.

Selain itu, olahraga juga efektif dalam meningkatkan tingkat energi, membantu penurunan berat badan jika dikombinasikan dengan diet sehat, dan meredakan stres pascapersalinan. Kualitas tidur pun dapat membaik, serta risiko depresi pascapersalinan dapat berkurang.

Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS merekomendasikan setidaknya 150 menit aktivitas aerobik intensitas sedang per minggu bagi sebagian besar wanita sehat sebagai bagian dari cara aman kembali berolahraga setelah melahirkan. Aktivitas ini sebaiknya disebar sepanjang minggu, dan ingatlah bahwa bergerak sedikit lebih baik daripada tidak sama sekali.

Saat berolahraga, selalu awali dengan pemanasan dan akhiri dengan pendinginan. Pastikan untuk minum banyak cairan, terutama jika Anda menyusui, untuk menjaga hidrasi tubuh. Gunakan bra yang mendukung dan bantalan menyusui bila perlu. Yang terpenting, dengarkan tubuh Anda; hentikan jika merasakan sakit dan lakukan progresi secara bertahap.

Jenis Olahraga Aman dan Kondisi Khusus yang Perlu Diperhatikan

Memilih jenis olahraga yang tepat sangat penting untuk pemulihan yang aman. Panduan tentang cara aman kembali berolahraga setelah melahirkan menekankan pentingnya aktivitas seperti jalan kaki setiap hari sebagai pilihan yang fleksibel dan aman untuk meningkatkan kebugaran kardiovaskular.

Latihan dasar panggul atau Kegel juga sangat direkomendasikan untuk menguatkan otot-otot pendukung kandung kemih, rahim, dan usus, yang dapat membantu mengurangi inkontinensia urin. Untuk melakukan latihan Kegel, kontraksikan otot dasar panggul seolah-olah menahan buang air kecil, tahan hingga 10 detik, lalu rileks selama 10 detik. Lakukan setidaknya tiga set 10 repetisi setiap hari. Pernapasan diafragma juga membantu menstabilkan inti tubuh.

Latihan miringkan panggul (pelvic tilt) dapat menguatkan otot perut. Berbaring telentang, tekuk lutut, lalu ratakan punggung ke lantai dengan mengencangkan perut dan sedikit menekuk panggul ke atas. Tahan 10 detik, ulangi 5 hingga 20 kali. Yoga dan Pilates yang dimodifikasi juga pilihan bagus untuk fleksibilitas dan kekuatan.

Kondisi seperti diastasis recti, yaitu pemisahan otot perut, perlu perhatian khusus. Sekitar 60% wanita mengalaminya. Jika Anda merasakan celah di atas pusar saat mengangkat kepala, Anda mungkin mengalaminya. Hindari crunch tradisional atau sit-up yang dapat memperburuk kondisi ini. Fokus pada latihan otot perut transversal dalam.

Bagi ibu menyusui, olahraga intensitas sedang tidak akan memengaruhi kuantitas atau kualitas ASI. Tetaplah terhidrasi. Hindari latihan berdampak tinggi seperti lari atau melompat pada tahap awal pemulihan, setidaknya 12 minggu setelah melahirkan, karena dapat membebani sendi dan dasar panggul.

Tanda Tubuh Siap Kembali Beraktivitas Fisik

Mengenali sinyal dari tubuh Anda adalah kunci untuk mengetahui kapan waktu yang tepat untuk meningkatkan intensitas olahraga. Beberapa tanda menunjukkan bahwa tubuh Sahabat Fimela siap untuk kembali beraktivitas fisik dengan lebih serius.

Pertama, perhatikan apakah pendarahan pascapersalinan Anda sudah berkurang atau bahkan berhenti sepenuhnya. Ini adalah indikator penting bahwa rahim Anda mulai pulih.

Selanjutnya, rasakan tingkat energi Anda. Jika Anda merasa tidak terlalu lelah dan memiliki lebih banyak energi untuk melakukan tugas sehari-hari tanpa rasa sakit, ini adalah pertanda baik. Pastikan juga tidak ada ketidaknyamanan, tekanan, atau rasa berat di area panggul.

Bagi yang menjalani operasi caesar, pastikan sayatan sudah sembuh total tanpa kemerahan atau bengkak. Penting juga untuk memeriksa apakah tidak ada pemisahan otot perut (diastasis recti) yang signifikan. Ingatlah, setiap ibu pulih dengan kecepatan berbeda, jadi dengarkan tubuh Anda dan hindari membandingkan diri dengan orang lain.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading