Menyusui Mengatasi Masalah Berat Badan Pasca Melahirkan

Fimela diperbarui 27 Jun 2013, 22:20 WIB

Ibu hamil selalu dikaitkan dengan pertambahan berat badan. Biasanya, setelah melahirkan pun para ibunda masih memiliki masalah dengan berat badannya. Berat badan mereka sudah tidak normal seperti sedia kala.

Terkadang, untuk membantu menurunkan berat badannya, sang ibu pun memutuskan untuk diet rendah karbohidrat. Sayangnya, diet ini tidak dianjurkan bagi para ibu yang sedang dalam masa menyusui karena hasil diet dapat mempengaruhi kualitas ASI dan berpotensi membahayakan buah hati Anda.

Lalu, apa yang dapat Anda lakukan jika ingin mengurangi berat badan atau mengembalikan berat badan Anda pada kisaran normal? Ternyata, memberikan ASI eksklusif adalah pilihan terbaik.

Webmd.com mengabarkan tentang sebuah penelitian yang membuktikan adanya hubungan antara memberikan ASI eksklusif pada bayi dengan penurunan berat badan ibunda. Penelitian yang dilaukan pada lebih dari 25.000 wanita ini mengukur seberapa lama ibu memberikan ASI eksklusif pada buah hatinya.

Sebelumnya, semasa kehamilan mereka, para partisipan diberi beberapa pertanyaan terkait dengan perubahan berat badan yang terjadi sebanyak dua kali pertemuan. Wawancara selanjutkan dilakukan 6 bulan pasca melahirkan. Kemudian, wawancara terakhir diberikan pada bulan kedelapan belas setelah melahirkan.

Hasilnya menunjukkan kecenderungan turunnya berat badan pasca melahirkan pada ibu yang menyusui. Hal ini mulai terlihat setelah enam bulan dari waktu melahirkan. Estimasi pun menujukkan bahwa ibu menyusui bisa lebih menjaga berat badan mereka.

Jadi, bagi Anda yang ingin mengurangi berat badan pasca melahirkan, berikanlah ASI eksklusif pada buah hati Anda.

Oleh: Wahyu Wienanda

(vem/tyn)
What's On Fimela