Air Ketuban Sedikit Pada Ibu Hamil

Fimela diperbarui 24 Jul 2013, 22:53 WIB

Air ketuban penting untuk melindungi bayi dari benturan ketika masih berada di dalam janin. Selain itu, manfaat air ketuban lainnya adalah menyediakan tempat untuk bayi bertumbuh, berkembang, dan bergerak di dalam rahim. Air ketuban juga bertugas menjaga tali pusar agar tidak tertekan ketika berada di antara bayi dan dinding uterine.

Mengingat pentingnya peran air ketuban selama dalam masa kehamilan, maka jumlah air ketuban yang tersedia di dalam rahim harus selalu banyak. Namun terdapat beberapa ibu hamil yang jumlah air ketubannya sedikit. Hal ini disebut oligohydramnios.

Mengapa hal tersebut dapat terjadi? Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya oligohydramnios seperti yang dikutip dari mayoclinic.com.

1. Ketuban pecah sebelum waktunya

2. Plasenta terkelupas dari dinding rahim sebelum masa persalinan tiba

3. Komplikasi yang dialami oleh ibu hamil seperti tekanan darah tinggi dan preeclampsia

4. Obat-obatan tertentu yang dikonsumsi selama dalam masa kehamilan, misalnya angiotensin-converting enzyme inhibitor

5. Bayi mengalami beberapa gangguan kesehatan, seperti masalah pada ginjal dan saluran kencing

Apabila diketahui ladies mengalami masalah dengan jumlah air ketuban, maka saran yang diberikan dokter kandungan adalah meminum lebih banyak cairan.

Selain itu, jumlah air ketuban bisa ditambah melalui amnioinfusion, yaitu memasukkan larutan garam-garaman tertentu ke dalam kantung air ketuban.

Oleh: Pravianti Ayu Mirantiraras

(vem/ova)
What's On Fimela