Mitos Gaun Pengantin

Fimela diperbarui 08 Agu 2013, 20:30 WIB

Pernikahan ala negara-negara Barat seperti yang ditampilkan di film-film Eropa dan Amerika sepertinya terlihat cantik dan megah sekali ya, Ladies? Tetapi ternyata di balik negara-negara modern tersebut, mereka juga memiliki mitos-mitos pernikahan yang mengejutkan lho. Dari situs laurenjamesbridal.com, dijelaskan bahwa terdapat sebuah mitos tentang warna gaun pengantin di masa lampau.

Menurut sebuah kepercayaann di Inggris, gaun pengantin harus berwarna putih, kecuali untuk pernikahan kedua atau ketiga. Jika anda sudah melepas keperawanan anda, anda juga tidak boleh memakai putih. Gaun berwarna putih adalah gaun yang bertandakan kesucian sehingga hanya boleh dipakai untuk pernikahan pertama dari seorang gadis perawan.

Ternyata pilihan warna putih ini adalah pilihan tradisional yang mengikuti warna gaun pernikahan Ratu Victoria dan Pangeran Albert pada pertengahan abad ke-19. Sebelum masa itu, kebanyakan gaun pernikahan di Inggris malah banyak yang berwarna merah atau perak.

Mitos ini tentu saja telah diabaikan sejak lama. Di masa modern ini, bahkan banyak wanita yang memakai gaun berwarna hitam untuk menikah. Tentu masih banyak yang memakai warna putih, akan tetapi, warna yang paling banyak digunakan untuk gaun pernikahan saat ini ternyata adalah warna gading yang pucat. Pada kenyataannya, warna gaun yang anda pakai sama sekali tidak menentukan kebahagiaan atau status anda dan pasangan. Pilihlah warna gaun sesuai kesukaan anda!

Isdiana Zulidha

(vem/ova)
What's On Fimela

Tag Terkait