Pengantin Wanita Harus Gemuk di Mauritania

FimelaDiterbitkan 31 Agustus 2013, 08:31 WIB

Sebagai seorang calon pengantin wanita, anda pasti ingin terlihat menarik dan sempurna di hari pernikahan anda. Menarik di sini berarti bahwa anda harus memiliki berat badan yang ideal sehingga anda tampak cantik dalam balutan busana pengantin yang telah anda pilih. Hal seperti inilah yang diinginkan oleh banyak wanita pada saat mereka akan menggelar pesta pernikahan.

Namun ternyata ada tradisi yang malah mengatakan sebaliknya. Tradisi ini ada di Muritania. Dilansir dalam laman environmentalgraffiti.com, calon penganting wanita haruslah gemuk. Semakin gemuk wanita-wanita tersebut, semakin banyaklah lelaki yang akan tertarik padanya dan berniat untuk menikahinya.

Proses penggemukan ini tidak dilakukan secara mendadak. Proses ini dimulai sejak wanita tersebut masih merupakan seorang gadis kecil berusia 5 tahun. Ketika gadis-gadis Mauritania tersebut sudah menginjak usia itu, mereka mulai dipaksa dan diwajibkan untuk memakan banyak makanan. Tradisi yang disebut Lebhouh ini bukanlah sebuah pilihan, melainkan sebuah keharusan yang harus dilakukan apapun alasannya.

Orang-orang di daerah ini bahkan tidak perduli meskipun tradisi ini akan dapat membuat wanita-wanita tersebut tidak sehat dan memiliki kemungkinan untuk mempunyai umur yang lebih pendek. Hal yang paling orang-orang di Muritania pentingkan adalah untuk membuat wanita-wanita tersebut segemuk mungkin agar mereka bisa “menjual” wanita-wanita tersebut dengan harga yang tinggi pada saat mereka sudah waktunya menikah nantinya.

Meilia Hardianti

(vem/ova)
What's On Fimela