Konsumsi Makanan Berlemak Saat Diet

Fimela diperbarui 08 Sep 2013, 18:19 WIB

Ladies, mengonsumsi makanan berlemak yang berlebihan tentu saja dapat meningkat resiko obesitas dan berbagai macam penyakit. Makanan berlemak kebanyakan memiliki rasa gurih yang disukai oleh sebagian besar orang, namun ada penelitian bahwa seseorang yang gemar makan makanan berlemak akan kecanduan karena dapat membuat tubuh merasa nyaman dalam waktu singkat.

Banyak orang berspekulasi negatif dengan makanan berlemak. Mereka langsung berpikiran bahwa lemak adalah sesuatu yang buruk bagi kesehatan. Namun, kurang tepat jika lemak dikatakan buruk seluruhnya. Dijelaskan pada situs webmd.com, bahwa lemak dalam jumlah tertentu sangat dibutuhkan oleh tubuh, berguna untuk memperlancar metabolisme, dan seringkali menjadi sumber energi bagi tubuh.

Saat berdiet, Anda harus tetap mengonsumsi makanan yang mengandung lemak. Tentu saja lemak yang tak jenuh. Pada umumnya, lemak tak jenuh berasal dari tumbuhan. Berikut ada beberapa makanan berlemak yang boleh dikonsumsi saat diet, di antaranya:

1. Buah Alpukat
Buah yang satu ini banyak sekali HDL. HDL dalam buah alpukat sangat baik untuk jantung dan memperlancar aliran darah sehingga jantung tidak bekerja terlalu keras.

2. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan disini adalah segala jenis kacang yang Anda kenal. Kacang mengandung vitamin E, asam folat, magnesium, antioksidan, HDL (lemak baik tak jenuh) yang tinggi dan LDL yang sedikit. Makan kacang secara teratur dapat merendahkan resiko serangan jantung dan stroke.

3. Minyak Kelapa Murni
Meminum satu sendok minyak kelapa murni setiap hari akan meningkatkan kesehatan Anda. Selain mengandung lemak tak jenuh, minyak kelapa kaya akan vitamin K dan E, serta zat besi.

Saat Anda sedang diet, sebenarnya tidak apa mengonsumsi makanan berlemak, asalkan tidak terlalu berlebihan.

Oleh: Ismaya Indri Astuti

(vem/rsk)