Apa Yang Orang Tua Ingin Untuk Diajarkan Di Sex Education?

FimelaDiterbitkan 09 Oktober 2013, 19:05 WIB

Sex education bukan hanya sekedar kepentingannya untuk diberikan di sekolah, tapi yang lebih penting adalah materi apa saja yang diajarkan kepada anak. Karena terkadang sex education bisa mengajarkan terlalu jauh tentang seks dan kadang juga sangat kurang dalam hal materi.

Ada baiknya kalau pihak pengajar mendengarkan pendapat orang tua lainnya untuk materi sex education. Menurut heritage.org, inilah materi-materi yang kebanyakan diinginkan orang tua mungkin termasuk Bunda untuk diajarkan:

1. Diajarkannya larangan untuk memiliki beberapa partner dalam hal seks
Maksud dari diajarkannya topik ini adalah untuk menanamkan kesetiaan, keintiman, dan ikatan yang kuat dengan pasangan nantinya. Kalau sering berganti-ganti pasangan, tentunya sulit untuk menumbuhkan rasa kesetiaan. Sayangnya sex education sering mengabaikan topik ini.
2. Diajarkannya dampak fisik dan psikis dari memiliki partner seksual lebih dari 1
Remaja harus tahu bahwa lebih baik hanya memiliki satu pasangan dari pada lebih. Karena kerugian fisik seperti PMS dan mental seperti depresi gampang terjadi apabila ia memiliki partner lebih dari satu.
3. Diajarkan bahwa depresi mudah terjadi pada remaja yang aktif secara seksual
Banyak remaja yang merasa menyesal setelah berhubungan seksual untuk pertama kalinya. Entah itu karena merasa dosa atau merasa salah. Remaja akan merasa kenapa tidak melakukannya saat benar-benar diperbolehkan. Ini bisa memicu depresi dan bahkan bunuh diri.

Oleh: Muhammad Faris

(vem/rsk)