Pengetahuan Seks di Cina Era Dinasti Sui (590-618M)

FimelaDiterbitkan 25 November 2013, 20:46 WIB

Ladies, masih tentang Cina nih. Di artikel yang lainnya, kita sudah membahas kehidupan seksual dan pengetahuannya. Dari era sebelum Masehi (Dinasti Chou) hingga sesudah Masehi (Dinasti Ch'in dan Dinasti Han).

Kali ini, kita akan membahas pengetahuan seksual masyarakat Cina Kuno di era dinasti Sui. Sebetulnya ladies, di antara dinasi Han dan Sui ada 6 dinasti yang kita lewati. Hanya saja sejarah ke-enam dinasti itu hanya dipenuhi cerita perang.

Tahun 25 hingga 220 M adalah masa yang dikenal juga sebagai masa Tiga Kerajaan. Tak ada perkembangan pengetahuan seksual yang bisa dilacak di jaman itu.

Di jaman sesudahnya, yaitu dinasti Sui, Cina kembali pada Taoisme. Oh iya, ladies. Di jaman Tiga Kerajaan, Cina mempraktikkan tiga kepercayaan sekaligus: Taoisme, Konfusianisme, dan Buddhisme. Tapi kembali lagi ke Taoisme di era Sui ini.

Menurut bigeye.com, buku-buku pengetahuan seksual masih bercerita tentang hal yang sama seperti Taoisme sebelumnya. Buku-buku tersebut berisikan instruksi bagi Kaisar Kuning yang mengingikan umur panjang.

Cara yang di-instruksikan juga masih sama, Ladies. Yaitu berhubungan seks dengan banyak wanita dan mendapatkan energi 'Yin' mereka tanpa menghabiskan energi 'Yang' si kaisar.

Yang membedakan era ini dari era Taoisme sebelumnya adalah jumlah buku yang bertambah. Buku-buku itu adalah: 'The Secret Methods of the Plain Girl', 'Handbook of Sex of the Dark Girl', 'Recipes of the Plain Girl', 'Secret Prescriptions for the Bedchamber', 'Principles of Nurturing', 'Ishimpo', dan 'Secret of the Jade Chamber'.

Selain jumlahnya yang bertambah, deskripsi gaya bercinta yang ada di buku-buku itu juga lebih mendetail dan eksplisit, ladies.

Penasaran apa saja isi buku tersebut? Telusuri semua hanya di vemale, Ladies. Selamat membaca!

Oleh: Sahirul Taufiqurrahman

(vem/rsk)
What's On Fimela