Ciri-ciri Balita Sehat Berdasarkan Umur (VII)

FimelaDiterbitkan 06 Maret 2014, 18:58 WIB

Di artikel sebelumnya sudah dijelaskan ciri-ciri balita sehat ketika berumur 2 tahun. Ketika usianya mencapai 3 tahun, lihat ciri-ciri balita sehat berikut ini, seperti dilansir dari cdc.gov.

Mengenai emosi dan sikap sosial si kecil:

- menirukan semua hal yang dilakukan oleh orang dewasa dan anak kecil lain;

- menunjukkan kasih sayang kepada teman-temannya tanpa disuruh;

- bergiliran saat bermain dengan orang lain;

- paham mengenai apa yang miliknya dan apa yang milik orang lain;

- menunjukkan berbagai macam ekspresi dan emosi;

- suka memisahkan diri dari orang tua;

- mungkin marah apabila rutinitasnya diganti; dan

- dapat memakai dan melepas baju sendiri.

Cara komunikasi si kecil:

- bisa melaksanakan instruksi bertumpuk;

- dapat menyebut nama-nama benda yang familiar dengannya;

- dapat memberitahu nama, umur, dan jenis kelaminnya;

- dapat menyebut nama temannya;

- mengatakan menggunakan kata ganti aku, kamu, kita, dan lain-lain;

- bisa membuat orang lain paham ketika dia bicara; dan

- mampu mengucapkan dua sampai tiga kalimat.

Untuk urusan kognitifnya:

- dapat menggerakkan mainan yang menggunakan tombol dan tuas;

- lebih suka berkhayal dari biasanya;

- mampu menyelesaikan teka-teki bergambar yang memiliki tiga atau empat bagian;

- paham arti kata “dua”;

- dapat membuat lingkaran dengan lebih baik;

- membalik halaman satu per satu;

- dapat membuat menara mainan sampai enam tumpuk; dan

- bisa membuka dan menutup botol sendiri serta dapat membuka pintu sendiri.

Cara menggerakkan tubuhnya:

- dapat memanjat dengan baik;

- berlari dengan mudah;

- mampu mengendarai sepeda roda tiga; dan

- saat naik atau turun tangga, menggunakan satu kaki di setiap tanjakan atau turunan.

Masih ada lagi Bun ciri-ciri balita sehat pada jenjang umur selanjutnya yaitu 4 tahun. Simak terus ya!

Oleh: Andrian Bayu Krisna

(vem/ver)
What's On Fimela