Di artikel sebelumnya sudah dijelaskan ciri-ciri balita sehat ketika berumur 2 tahun. Ketika usianya mencapai 3 tahun, lihat ciri-ciri balita sehat berikut ini, seperti dilansir dari cdc.gov.
Mengenai emosi dan sikap sosial si kecil:
- menirukan semua hal yang dilakukan oleh orang dewasa dan anak kecil lain;
- menunjukkan kasih sayang kepada teman-temannya tanpa disuruh;
- bergiliran saat bermain dengan orang lain;
- paham mengenai apa yang miliknya dan apa yang milik orang lain;
- menunjukkan berbagai macam ekspresi dan emosi;
- suka memisahkan diri dari orang tua;
- mungkin marah apabila rutinitasnya diganti; dan
- dapat memakai dan melepas baju sendiri.
Cara komunikasi si kecil:
- bisa melaksanakan instruksi bertumpuk;
- dapat menyebut nama-nama benda yang familiar dengannya;
- dapat memberitahu nama, umur, dan jenis kelaminnya;
- dapat menyebut nama temannya;
- mengatakan menggunakan kata ganti aku, kamu, kita, dan lain-lain;
- bisa membuat orang lain paham ketika dia bicara; dan
- mampu mengucapkan dua sampai tiga kalimat.
Untuk urusan kognitifnya:
- dapat menggerakkan mainan yang menggunakan tombol dan tuas;
- lebih suka berkhayal dari biasanya;
- mampu menyelesaikan teka-teki bergambar yang memiliki tiga atau empat bagian;
- paham arti kata “dua”;
- dapat membuat lingkaran dengan lebih baik;
- membalik halaman satu per satu;
- dapat membuat menara mainan sampai enam tumpuk; dan
- bisa membuka dan menutup botol sendiri serta dapat membuka pintu sendiri.
Cara menggerakkan tubuhnya:
- dapat memanjat dengan baik;
- berlari dengan mudah;
- mampu mengendarai sepeda roda tiga; dan
- saat naik atau turun tangga, menggunakan satu kaki di setiap tanjakan atau turunan.
Masih ada lagi Bun ciri-ciri balita sehat pada jenjang umur selanjutnya yaitu 4 tahun. Simak terus ya!
Oleh: Andrian Bayu Krisna
(vem/ver)