Di artikel-artikel sebelumnya sudah diulas ciri-ciri balita sehat mulai umur 2 bulan sampai 18 bulan. Saat berumur 2 tahun, lihat ciri-ciri balita sehat berikut untuk menentukan apakah si balita sehat atau tidak.
Menurut cdc.gov, mengenai emosi dan sikap sosial si kecil:
- mencoba menirukan orang lain, terutama orang tua dan anak-anak kecil di sekitarnya;
- terlihat gembira saat bersama-sama dengan anak kecil lain;
- lebih mandiri;
- mungkin menunjukkan sikap melawan, misalnya melakukan hal yang dilarang oleh orang tua; dan
- bermain di dekat anak kecil lain dan mulai mengajak untuk bermain bersama.
Untuk urusan komunikasi si kecil:
- menunjuk benda atau gambar apabila nama benda itu disebut;
- tahu nama orang-orang yang familiar dengannya dan tahu nama-nama bagian tubuh;
- mengucapkan kalimat sekitar dua sampai empat kata;
- mengikuti instruksi yang sederhana;
- mengulangi kata yang dia dengar dari percakapan orang lain; dan
- menunjuk hal-hal yang menarik di dalam buku.
Terkait kognitif si kecil:
- mudah menemukan benda yang disembunyikan dengan baik;
- bisa menyortir benda berdasarkan warna dan bentuk;
- melengkapi kalimat di dalam buku yang sering dia baca;
- suka berkhayal yang sederhana, misal menjadi pahlawan atau tuan putri;
- dapat membuat menara mainan sampai empat tumpuk;
- lebih sering menggunakan salah satu tangannya;
- mulai bisa melaksanakan instruksi bertumpuk misalnya “ambil sepatu dan masukkan ke rak sepatu”; dan
- dapat menamai benda yang ada di dalam buku bergambar.
Terkait gerak tubuh si kecil:
- bisa berjinjit;
- bisa menendang dan melempar bola;
- bisa berlari
- dapat naik dan turun tangga dengan berpegangan; dan
- dapat menggambar garis lurus dan lingkaran.
Simak ciri-ciri balita sehat saat berumur 3 tahun di artikel berikutnya ya!
Oleh: Andrian Bayu Krisna
(vem/ver)