Keringat Pria Memicu Gairah Seksual Wanita

Fimela diperbarui 08 Apr 2014, 12:41 WIB

Anda mungkin sering mendengar bahwa gairah seksual dapat ditingkatkan dengan mengonsumsi makanan tertentu atau dengan foreplay. Selain itu, ternyata ada faktor lain yang membuat wanita begitu bergairah saat melakukan hubungan seks dengan pasangannya, yaitu keringat. Keringat pria yang muncul saat berhubungan seks menurut penelitian dapat meningkatkan libido wanita. Berikut adalah informasi selengkapnya yang dilansir situs scq.ubc.ca.

Hormon testosteron yang dihasilkan oleh kaum pria dapat merangsang wanita saat bercinta. Hormon ini akan meningkat saat pria sedang bergairah untuk bercinta. Saat bercinta, pria akan lebih banyak mengeluarkan keringat. Bahkan bisa sepuluh kali lebih banyak daripada biasanya. Dengan begitu, produksi hormon testosteron juga akan meningkat jauh lebih besar. Saat pria berkeringat, produksi testosteron akan meningkat terutama di bagian lipatan tubuh seperti ketiak, selangkangan, dan lain-lain. Banyak wanita yang menganggap pria yang bercucuran keringat lebih seksi dan menggairahkan.

Hal itulah yang sangat menguntungkan bagi pria dan wanita saat di atas ranjang. Dalam kondisi normal, keluarnya banyak keringat akan menyebabkan bau badan dan rasa lengket yang membuat orang lain tidak nyaman. Akan tetapi, saat bercinta hal tersebut tidak jadi masalah. Hal ini justru menjadi ‘api’ pemicu gairah seksual wanita.

Nah, itulah informasi tentang pengaruh keringat pria terhadap gairah seksual wanita. Semoga bermanfaat untuk Anda.

 

Oleh: Rani R. Wati

(vem/riz)
What's On Fimela