Histerektomi, Langkah Terbaik Atasi Myom?

FimelaDiterbitkan 11 April 2014, 15:30 WIB

Banyak wanita langsung panik begitu mendengar dirinya terserang myom. Ya, tumor jinak di dalam rahim ini memang terdengar menakutkan bagi sebagian besar wanita.

Terkadang, gejala yang menyertai myom pun terasa mengerikan, seperti pendarahan menstruasi terus menerus, nyeri perut yang tidak tertahankan, sakit saat bercinta, dan lain-lain. Maka tak heran, ketika melihat penampakan myom hasil pemeriksaan, terlintas ide untuk melakukan histerektomi.

Memang, perlukah rahim diangkat ketika Anda terserang myom?

Dilansir dalam myoma.co.uk, histerektomi memang merupakan langkah umum dalam menghadapi serangan myom pada beberapa tahun silam. Namun, histerektomi mengandung resiko dan keyakinan yang sangat besar lho Ladies, karena Anda tidak akan lagi bisa mengalami menstruasi, mengandung, dan melahirkan anak.

Karena itulah, kini peneliti telah memanfaatkan kemajuan sains untuk menemukan cara baru dalam mengatasi myom. Histerektomi pun dapat diubah menjadi lebih sederhana.

Ya, mengambil konsep dari histerektomi, kini dokter dapat mengangkat jaringan fibroid yang tumbuh dalam organ reproduksi Anda melalui sebuah sobekan kecil saja di area perut. Inilah yang disebut dengan myomectomi.

Sedangkan operasi laser sendiri, seperti namanya, akan menggunakan radiasi Ultasound yang dipandu oleh MR untuk membedah fibroid Anda, dengan tetap meninggalkan rahim Anda dalam kondisi utuh. Anda juga bisa memilih beragam terapi lainnya, seperti terapi hormon yang akan meyusutkan fibroid dan membuatnya mati dengan sendirinya.

Jadi, masihkah histerektomi menjadi satu-satunya solusi?

Oleh: Adienda Dewi Saraswati

 

(vem/ver)
What's On Fimela

Tag Terkait