Penderita TBC dari Kulit Hitam

FimelaDiterbitkan 24 Mei 2014, 09:36 WIB

Penyakit TBC pernah menjadi penyebab utama kematian di Amerika Serikat. Tetapi, sejak tahun 1993 jumlah penderita TBC menurun. Pada tahun 2011, terdapat sebanyak 10.528 kasus TBC di Amerika Serikat. Dari sekian banyak jumlah tersebut, populasi kulit hitam lah yang presentasenya paling tinggi. Meskipun jumlah penderita keseluruhan dari kulit hitam menurun, kulit hitam masih memiliki presentase terbesar. Pemerintah terus berusaha untuk mengatasi kesenjangan yang terjadi.

Dilansir oleh cdc.gov, dari data tahun 2011, diantara penduduk Amerika Serikat yang lahir dengan penyakit TBC, 39 % adalah kulit hitam non-hispanik. Tingkat penyakit TB adalah 6,3 kasus dari 100.000 penduduk. Hal ini 7 kali lebih tinggi dari penyakit TBC pada kulit putih non-hispanik, yaitu 0,8 kasus per 100.000 penduduk.

Di antara orang yang lahir dengan TB di Amerika Serikat pada 2010, 40% adalah Afrika-Amerika, 33% adalah non-Hispanik kulit putih, 19% Latino, 3% Asia, 3% American Indian, dan 2% asli Hawaii atau Kepulauan Pasifik lainnya.

Telah diketahui bahwa penyakit TBC merupakan ancaman yang serius bagi penderita HIV. Seseorang dengan virus HIV memiliki sistem kekebalan tubuh yang rendah sehingga mudah terinfeksi bakteri. Dalam hal ini, populasi kulit hitam memiliki angka penyakit HIV yang tinggi di Amerika serikat, dibandingkan dengan kelompok lain.

Pemerintah Amerika Serikat masih terus berupaya untuk menangani kesenjangan ini. Banyak proyek yang dilakukan untuk mensosialisasikan masalh TBC yang erat kaitannya dengan HIV pada populasi kulit hitam.

Oleh : Isti

 

(vem/ver)
What's On Fimela

Tag Terkait