Berkenalan dengan Daging Puyuh - Bagian 2

FimelaDiterbitkan 29 Agustus 2014, 07:15 WIB

Ladies, pada artikel sebelumnya Ladies sudah menyimak pembahasan mengenai lezatnya berbagai masakan olahan daging puyuh yang tidak kalah dengan masakan berbahan dasar daging ayam, daging, bebek, maupun daging-daging lainnya.

Nah, the question is, kira-kira kenapa bisa begitu? Sebenarnya banyak sekali alasan yang bisa menjelaskan jawaban dari pertanyaan tersebut. Yang pasti, selain kualitas daging puyuh yang masih fresh dan baru serta cara memasak dan mengolah yang baik dan enak, seperti yang dilangsir dari laman buyexoticmeats.com, jenis burung puyuh yang menjadi bahan dasar pun menentukan lho, Ladies.

Tahukah Ladies? Jenis burung puyuh yang baik untuk diolah dan dikonsumsi adalah burung puyuh pejantan yang umurnya masih muda. Kenapa harus pejantan dan kenapa yang usianya masih muda? Daging puyuh dari burung puyuh pejantan muda memiliki tekstur daging yang lembut dan bagus. Di samping itu, setelah diolah dan dimasak dengan baik, daging puyuh pejantan muda memiliki rasa yang lebih lezat dan gurih, serta dagingnya pun empuk karena dagingnya masih muda.

Meskipun kriterianya cukup banyak, tapi Ladies tidak perlu khawatir akan kesulitan menemukan daging burung puyuh pejantan yang muda. Hal ini dikarenakan burung puyuh pejantan lah yang saat ini sedang populer untuk diternakkan sebagai ungags penghasil daging selain ayam dan bebek. Dan yang dipasarkan pun tentunya adalah burung puyuh pejantan yang masih muda karena kualitas dan rasanya yang terjamin dan enak.

Oleh: Anindita Yurizqi

(vem/ver)
What's On Fimela

Tag Terkait