Mengenali Batuk Bayi Karena Pneumonia

Fimela diperbarui 30 Agu 2014, 11:03 WIB

Batuk memang salah satu penyakit paling umum yang diderita anak-anak. Pada sebagian besar kasus, batuk ini disebabkan oleh virus atau bakteri dan bisa diatasi dengan mudah, bahkan tidak perlu sampai menghubungi dokter. Akan tetapi, ada beberapa virus dan bakteri yang menyebabkan batuk bayi menjadi masalah serius, yaitu pneumonia atau radang paru-paru .

Pneumonia, seperti yang dijelaskan oleh raisingchildren.net.au, adalah infeksi virus atau bakteri yang menyerang paru-paru. Ketika paru-paru ini terinfeksi, ia tidak akan bisa melaksanakan tugasnya dengan normal, yaitu mendisitribusikan oksigen dari udara ke aliran darah. Akibatnya, anak akan mengalami kesulitan bernafas dan batuk yang sangat parah.

Gejala radang paru ini kentara dari suara batuk bayi Anda yang cenderung basah dan disertai dengan demam tinggi. Bila bayi Anda sudah bisa bicara, ia mungkin akan mengatakan akan adanya rasa sakit yang menusuk di dada ketika ia sedang batuk atau menarik nafas dalam-dalam. Jika bayi Anda masih belum bisa bicara, maka ia akan terlihat sangat sakit dan menarik nafas dengan cepat.

Bunda, jika si kecil didiagnosis positif mengidap pneumonia, ia akan terancam dehidrasi. Karena itu, sering-seringlah memberi asupan cairan pada bayi. Biasanya, dokter akan memberikan antibiotik pada bayi. Pneumonia bisa dirawat di rumah, dengan memberikan obat-obatan resep dokter disertai paracetamol untuk menurunkan demamnya. Selain itu, jagalah rumah Anda untuk bebas dari asap rokok, karena hal itu bisa memperparah kondisi bayi. Tapi tenang saja Bunda, asal perawatan ini dilakukan dengan benar, bayi Anda bisa cepat sembuh total, kok.

Semoga bermanfaat.

 

Oleh: Adienda Dewi S.

(vem/riz)